Aceh Utara || Cakrayudha_hankam.com – Upaya memulihkan akses masyarakat pascabanjir bandang terus dilakukan di Desa Seureuke, Kecamatan Langkahan, Kabupaten Aceh Utara. Babinsa Koramil 29/Langkahan Kodim 0103/Aceh Utara, Sertu Hermanto, terus berada di lapangan memantau pembangunan Jembatan Aramco Garuda Tahap III agar setiap tahapan pekerjaan berjalan dengan baik dan sesuai rencana. Rabu (1/7/2026).

Jembatan sepanjang 20 meter dengan lebar 5 meter ini menjadi penghubung utama antara Dusun Manjung dan Dusun Mandiri. Selama akses tersebut terputus akibat banjir bandang, aktivitas masyarakat, terutama mengangkut hasil perkebunan dan kebutuhan sehari-hari, menjadi terkendala.
Di tengah aktivitas pembangunan, alat berat terus bekerja meratakan timbunan, sementara para pekerja menyelesaikan pengecoran dinding pondasi samping. Sertu Hermanto tampak aktif mengawasi jalannya pekerjaan sekaligus berkoordinasi dengan para pekerja agar proses pembangunan berlangsung aman dan lancar.
Menurut Sertu Hermanto, kehadiran Babinsa di lapangan merupakan bentuk komitmen Kodim 0103/Aceh Utara dalam mendukung percepatan pembangunan infrastruktur yang menjadi kebutuhan masyarakat.
Saat ini progres pembangunan telah mencapai 50 persen, setelah sebelumnya pekerjaan perakitan pipa Aramco, penimbunan badan sungai, dan pemasangan posisi inti jembatan berhasil diselesaikan.
Masyarakat berharap pembangunan jembatan ini segera rampung sehingga akses yang sempat terputus dapat kembali digunakan. Kehadiran jembatan tersebut nantinya tidak hanya mempermudah mobilitas warga, tetapi juga memperlancar distribusi hasil perkebunan dan menjadi penggerak bangkitnya perekonomian masyarakat Desa Seureuke. (red-056)

