Kodam Brawijaya Dukung Program Sekolah Ramah Anak di Jawa Timur, Inilah Kata Kasdam

    0
    165
    Kasdam V/Brawijaya Brigjen TNI Endro Satoto menyatakan Kodam V/Brawijaya mendukung program Sekolah Ramah Anak di wilayah Jawa Timur. Hal itu dikatakan Kasdam V/Brawijaya saat pelaksanaan deklarasi Sekolah Ramah Anak yang dilakukan Menteri PPPA Arifah Fauzi di SMP Kartika IV-1 Surabaya, Sabtu (9/11/2024). [Foto: tni.mil.id]

    SURABAYA, Cakrayudha-hankam.com – Komando Daerah Militer (Kodam) V/Brawijaya mengungkapkan dukungannya terhadap program Sekolah Ramah Anak di wilayah Jawa Timur. Program itu merupakan inisiatif yang bertujuan menciptakan lingkungan pendidikan yang aman, nyaman, dan bebas dari kekerasan bagi anak-anak.

    Dukungan itu ditegaskan oleh Kepala Staf Kodam (Kasdam) V/Brawijaya, Brigjen TNI Endro Satoto, dalam pelaksanaan deklarasi Sekolah Ramah Anak yang dilakukan oleh Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) Arifah Fauzi di SMP Kartika IV-1 Surabaya, Sabtu (9/11/2024).

    “Sebagai bagian dari komitmen kami terhadap generasi muda, Kodam Brawijaya siap mendukung program Sekolah Ramah Anak di wilayah Jawa Timur. Kami percaya bahwa pendidikan yang berkualitas dimulai dengan lingkungan yang aman dan mendukung,” ujar Kasdam V/Brawijaya.

    Dukungan Kodam Brawijaya terhadap program Sekolah Ramah Anak, kata Brigjen TNI Endro Satoto, menunjukkan pentingnya sinergi antara berbagai pihak untuk menciptakan generasi penerus bangsa yang tangguh dan berkarakter.

    “Hal ini juga sejalan dengan misi Kodam Brawijaya dalam mendukung pembangunan nasional melalui peningkatan kualitas kehidupan masyarakat, khususnya generasi muda maupun pelajar,” tegas Brigjen TNI Endro Satoto.

    Kasdam V/Brawijaya menambahkan, pihaknya akan berkolaborasi dengan Pemerintah Daerah, Dinas Pendidikan, serta berbagai lembaga terkait untuk memastikan bahwa sekolah-sekolah di Jawa Timur dapat menjalankan program itu dengan efektif.

    “Diharapkan program Sekolah Ramah Anak dapat terus berkembang dan menjangkau lebih banyak sekolah di Jawa Timur, mewujudkan generasi yang lebih baik dan lebih sehat di masa depan,” pinta Brigjen TNI Endro Satoto.

    Sekedar informasi, Sekolah Ramah Anak merupakan inisiatif yang digagas oleh Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Kemen PPPA) dengan tujuan menciptakan tempat belajar yang aman dan sehat bagi anak-anak.

    Program itu mengharuskan sekolah untuk memiliki kebijakan yang melarang kekerasan, baik fisik, emosional, maupun seksual, serta menyediakan fasilitas yang mendukung kesehatan mental dan fisik anak. (Red-050)

     

    Sumber: tni.mil.id