Viral Video Pria Berseragam TNI Marah dan Tendang Kepala Warga

    0
    114

    Pihak TNI: Kejadiannya Spontanitas

    Jakarta,(Cakrayudha-hankam.com) – Sebuah video yang menampilkan pria berseragam TNI sedang mengamuk dan menendang warga beredar viral di media sosial.

    Dalam video tersebut, pria berseragam TNI itu memarahi seorang pengendara motor yang diduga menabrak dirinya dan sang istri.

    Suaranya terdengar keras, sedangkan yang diajak bicara tidak merespon.

    Kemarahan pria itu semakin menjadi karena istrinya sedang hamil dua minggu.

    Kejadian ini pun menjadi tontonan warga sekitar.

    Setelah terlihat menendang pengendara motor lain itu, tampak warga berusaha menghentikan aksi tendangan si oknum prajurit TNI.

    Belakangan diketahui, peristiwa ini terjadi di Kabupaten Deli Serdang, Sumatera Utara pada Rabu (28/5/2024).

    Pasintel Batalyon Infanteri (Yonif) Mekanis 121 Macan Kumbang, Kodam 1 Bukit Barisan, Kapten Heri membenarkan pria berseragam TNI yang viral itu adalah pasukannya.

    Pria tersebut diketahui berinisial Pratu IT.
    Peristiwa yang terekam kamera dan videonya viral di media sosial ini terjadi di pinggir jalan Dusun 1, Desa Jaharun B, Kampung Johar Baru, Kecamatan Galang.

    “Jadi saya jelaskan secara singkat dulu. Memang benar itu prajurit saya kalau masalah kejadiannya itu spontanitas,” kata Kapten Herimelalui aplikasi percakapan WhatsApp pada Kamis (30/5/2024), dikutip dari Kompas.com

    Heri menerangkan, ketika itu Pratu IT bersama istrinya sedang membeli makan.

    Pratu IT sudah sempat menyalakan lampu mobil ke kanan dan posisinya sudah berada di tengah jalan.
    Di saat yang sama, ada pengedara lain dari belakang hingga menabrak anggotanya hingga terjatuh.

    “Jadi si kawan ini nabrak, terjadilah tabrakan dan jatuh. Di situ istrinya mengeluh sakit, kan istrinya kondisi hamil. Abang lah kalau kira-kira istri Abang tiba-tiba kecelakaan namanya suami spontan,” katanya.

    Bantah tendang kepala
    Ketika itu, orang yang menabraknya tidak merespon perkataan Pratu IT dan hanya duduk.

    Hal itulah yang diduga memicu kemarahan anggotanya sehingga menendangnya.

    “Mungkin itu videonya kan nggak lengkap dalam arti tendangannya itu nggak kena (kepala). Cuma nampak dia nendang aja. Nggak kena kepala,” ungkap dia.

    Hedi menjelaskan, dari kejadian itu dilakukan mediasi, sehingga kedua pihak saling meminta maaf. Pihak penabrak mengakui lalai berkendara.

    “Dari pihak sana meminta maaf bahwasanya kelalaian dalam berkendara mengakibatkan keguguran si istri dari anggota TNI ini. Dari pihak kami pun minta maaf bahwasanya mungkin saat itu emosional kurang terkontrolnya emosional,” katanya.

    Adapun dalam perdamaian itu pengobatan ditanggung masing-masing.

    Pihaknya pun telah melaporkan ke atasannya tentang kejadian yang sebenarnya.(Red)