677 Perwira Remaja Resmi Dilantik Wakasad

    0
    66

    BANDUNG, Cakrayudha-hankam.com – Letjen TNI Tandyo Budi Revita, Wakil Kepala Staf Angkatan Darat, melantik 677 Perwira Remaja TNI AD yang merupakan lulusan Pendidikan Pembentukan Perwira (Diktukpa) Secapa AD Gelombang I Tahun Anggaran 2025. Upacara Prasetya Perwira berlangsung di Lapangan Wiradhika, Sekolah Calon Perwira Angkatan Darat (Secapa AD), Bandung, pada Rabu (14/5/2025).

    Dari 677 Perwira Remaja tersebut, 654 adalah pria dan 23 adalah wanita (Kowad). Mereka telah menyelesaikan pendidikan selama 20 minggu. Dalam sambutannya, Letjen TNI Tandyo Budi menekankan bahwa “Pangkat dan jabatan sebagai perwira bukan hanya simbol kehormatan, tetapi juga merupakan amanah besar yang membawa tanggung jawab moral dan institusional,” seperti yang dilansir dari Tribun-Timur.com dan situs tniad.mil.id.

    Ia menambahkan, “Di pundak para perwira terletak harapan untuk menjadi pemimpin yang adaptif, kreatif, dan profesional, serta menjadi teladan dalam sikap, perilaku, dan pengambilan keputusan.”

    Letjen TNI Tandyo Budi Revita menyatakan bahwa pendidikan yang dijalani oleh para Perwira Remaja bertujuan untuk membentuk karakter kepemimpinan, meningkatkan kapasitas manajerial, serta memberikan bekal dasar-dasar keprajuritan pada tingkat Perwira Pertama (Pama).

    “Upacara Prasetya Perwira ini menandai peralihan status dari Bintara menjadi Perwira, yang sepatutnya disyukuri sebagai anugerah dari Tuhan dan kehormatan dari negara atas prestasi serta integritas yang telah kalian tunjukkan,” kata Letjen TNI Tandyo Budi.

    Lebih lanjut, Wakil Kepala Staf Angkatan Darat (Wakasad) menjelaskan bahwa Pendidikan dan Pelatihan Perwira TNI AD Gelombang I Tahun Anggaran 2025 di Secapa AD menerapkan sistem Jam Pelajaran (JP) yang terstruktur.

    Sistem ini dirancang untuk mengembangkan wawasan, keterampilan, dan kreativitas secara mandiri sebagai calon pemimpin. Ilmu, nilai-nilai, dan karakter yang telah diperoleh diharapkan dapat menjadi fondasi yang kuat dalam meniti karier sebagai prajurit profesional yang selalu siap untuk belajar dan berkembang.

    “Jadilah pemimpin yang dapat menjadi contoh, memiliki integritas yang tinggi, dan selalu mengedepankan kehormatan prajurit,” ungkap Letjen TNI Tandyo Budi. Ia menekankan bahwa Perwira TNI AD harus mampu menghadapi berbagai ancaman di bidang ideologi, politik, ekonomi, sosial, dan budaya dengan ketahanan yang kuat.

    “Jadikan Pancasila sebagai benteng utama dalam menjaga keutuhan dan kedaulatan bangsa,” tegasnya.

    Upacara pelantikan ini dihadiri oleh Pangdam III/Siliwangi, pejabat TNI AD, orang tua dan keluarga perwira remaja, serta para pembina dan pelatih Secapa AD.

    Prosesi pelantikan berlangsung dengan khidmat, ditandai dengan penyematan pangkat baru dan pengambilan sumpah jabatan.

    Lulusan terbaik pria pada Diktukpa Gelombang I Tahun 2025 diraih oleh Letda Inf Roni Agung Pamungkas dari kesatuan Kopassus, sementara lulusan terbaik wanita (Kowad) adalah Letda Chk Rakhel Injil Sibharani dari Kodam II/Sriwijaya.

    Dengan pelantikan ini, 677 Perwira Remaja resmi menyandang pangkat Letnan Dua (Letda). Selanjutnya, mereka akan melanjutkan pendidikan sesuai dengan korps kecabangan masing-masing dan siap menjalankan tugas serta tanggung jawab sebagai Komandan Peleton (Danton) di berbagai satuan jajaran TNI AD di seluruh Indonesia.

    Tentang Sekolah Calon Perwira Angkatan Darat (Secapa AD)
    Sekolah Calon Perwira Angkatan Darat, atau yang lebih dikenal sebagai Secapa AD, merupakan lembaga pendidikan militer di lingkungan TNI Angkatan Darat yang bertujuan untuk mengembangkan Bintara-bintara terpilih menjadi Perwira yang kompeten.

    Peserta Secapa AD direkrut dari prajurit terpilih yang memiliki pangkat Sersan Kepala, Sersan Mayor, dan Pembantu Letnan Dua di jajaran TNI Angkatan Darat. Setelah menyelesaikan pendidikan, mereka dilantik menjadi Perwira dengan pangkat Letnan Dua.

    Markas Secapa AD terletak di Jl. Hegarmanah No. 152, Hegarmanah, Kecamatan Cidadap, Kota Bandung, Jawa Barat.

    Sejarah Secapa AD
    Secapa AD didirikan sebagai lembaga untuk membentuk Perwira TNI Angkatan Darat, di samping Akademi Militer (AKMIL). Sebelumnya, Pendidikan Calon Perwira (Capa) dilaksanakan oleh masing-masing kecabangan, yang menyebabkan perbedaan dalam pendekatan dan hasil lulusan. Hal ini berdampak pada kurangnya keselarasan di antara lulusan dari berbagai kecabangan.

    Berdasarkan inisiatif Kepala Staf TNI AD, Jenderal TNI Umar Wirahadikusumah, Pendidikan Capa dilaksanakan secara terpusat pada hari Sabtu, 8 Januari 1972. Kolonel Inf. S. Banoearli menjabat sebagai Komandan Secapaad yang pertama. Dengan demikian, tanggal 8 Januari 1972 secara resmi ditetapkan sebagai hari lahir Secapaad yang berlokasi di Bandung, Jawa Barat.(Red-033)