BNPB Ungkap Biaya Sekali Melakukan Operasi Modifikasi Cuaca

    0
    102

    JAKARTA, Cakrayudha-hankam.com – Suharyanto, Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), mengungkapkan bahwa biaya untuk satu kali operasi modifikasi cuaca mencapai sekitar Rp200 juta. Biaya tersebut mencakup seluruh pengeluaran untuk satu kali penerbangan penyemaian awan atau sortie.

    “Satu kali sortie berangkat itu sekitar Rp200 juta, semuanya sudah termasuk,” jelas Suharyanto di Kantor Kemenko PMK pada Kamis, 27 Maret 2025.

    Ia menjelaskan bahwa jumlah pesawat yang digunakan bergantung pada prediksi cuaca. Selama periode Januari hingga Maret, setidaknya ada tiga kali sortie setiap hari karena musim hujan.

    Frekuensi operasi yang tinggi ini, menurutnya, memerlukan dana yang cukup besar. Oleh karena itu, dukungan dari Pemerintah Provinsi Jawa Barat dan Jakarta sangat membantu dalam mendukung operasional.

    “Awalnya, hanya BNPB yang mengajukan permintaan,” tambahnya.

    Setelah bencana banjir yang melanda Jawa Barat dan Jakarta beberapa pekan lalu, Suharyanto mengungkapkan bahwa ada tambahan pesawat yang dapat digunakan untuk mendukung operasi modifikasi cuaca. “Terbukti, dari tanggal 10 hingga 20 lalu, BMKG memprediksi akan terjadi curah hujan ekstrem, tetapi berkat rekayasa cuaca, situasinya tetap terkendali,” ujarnya.

    Dia juga menyampaikan bahwa pada akhir Maret ini, BNPB telah kembali berkoordinasi dengan Pemprov Jawa Barat untuk melaksanakan modifikasi cuaca. Hal ini dilakukan karena BMKG memprediksi akan ada hujan deras menjelang lebaran. (Red-033)