LAMPUNG, Cakrayudha-hankam.com – Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo mengungkapkan bahwa ia bersama Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto akan mengawasi investigasi terkait kasus yang mengakibatkan tewasnya tiga anggota Polri, yang diduga melibatkan dua prajurit TNI, di Kabupaten Way Kanan, Lampung.
“Saya dan Bapak Panglima telah sepakat untuk bersama-sama melakukan investigasi dan menyelesaikan semua temuan yang ada di lapangan,” kata Kapolri di Kota Serang, Banten, pada hari Selasa.
Ia menambahkan bahwa di tingkat provinsi, Kapolda Lampung dan Danrem 043/Garuda Hitam juga terus melanjutkan penyelidikan terkait kasus ini.
“Yang pasti, kami selalu mendorong dan mengingatkan seluruh anggota untuk bekerja dengan baik, penuh semangat, hati-hati, serta menjaga sinergi dan soliditas demi kepentingan masyarakat,” tegas Kapolri Sigit.
Sebelumnya, pihak kepolisian melaksanakan penggerebekan terhadap arena judi sabung ayam yang terletak di Kampung Karang Manik, Negara Batin, Way Kanan, Lampung, pada hari Senin sekitar pukul 16.50 WIB.
Dalam proses penggerebekan, terjadi baku tembak antara aparat kepolisian dan para pelaku di sekitar lokasi judi sabung ayam tersebut.
Akibat baku tembak ini, tiga anggota polisi dilaporkan tewas di lokasi kejadian, termasuk Kapolsek Negara Batin Iptu Lusiyanto, Bripka Petrus, dan Bripka Ghalib.
Insiden penembakan tersebut diduga melibatkan oknum TNI yang memberikan perlindungan kepada tempat sabung ayam itu. Kolonel Inf Eko Syah Putra Siregar, selaku Kapendam II/Sriwijaya, menegaskan bahwa pihaknya akan memberikan sanksi tegas jika terbukti ada oknum yang terlibat dalam penembakan terhadap polisi selama penggerebekan di Kecamatan Negara Batin, Kabupaten Way Kanan, Lampung.
“Jika ada keterlibatan oknum, kami akan memastikan bahwa sanksi akan diterapkan,” ujar Eko.
Eko menjelaskan bahwa saat ini timnya sedang melakukan penyelidikan untuk mengumpulkan bukti dan fakta lebih lanjut mengenai kasus baku tembak yang mengakibatkan tewasnya tiga anggota polisi tersebut. (Red-033)

