Aparat Gabungan TNI-Polri Laksanakan Razia Besar di Kabupaten Puncak Jaya

    0
    71

    MULIA, Cakrayudha-hankam.com – Sebanyak 400 personel gabungan dari TNI dan Polri, yang terdiri dari Kodim 1714/PJ, Polres Puncak Jaya, Satgas Yonif Raider 715/MTL, Satgas Yonif Raider 112/DJ, Brimob Yon B dan Yon C Polda Papua BKO Puncak Jaya, Satgas Mandala V, Kopasgat, dan Satgas ODC, melaksanakan patroli dan sweeping dengan berjalan kaki di sekitar Kota Mulia pada Minggu (09/03/2025).

    Kegiatan patroli dan sweeping ini dipimpin langsung oleh Kapolda Papua Tengah, Brigjen Pol Alfred Papare, yang didampingi oleh Dandim 1714/PJ, Letkol Inf Irawan Setya Kusuma, S.Hub.Int., serta Kapolres Puncak Jaya, AKBP Kuswara, S.H., S.I.K., M.H. Tujuan dari kegiatan ini adalah untuk memastikan keamanan di wilayah Kota Mulia, Kabupaten Puncak Jaya.

    Selain melaksanakan patroli jalan kaki dan sweeping, aparat keamanan dibagi ke dalam beberapa titik untuk memberikan imbauan kepada masyarakat agar menghentikan konflik dan aksi pembakaran rumah warga.

    Dalam upaya ini, rekan-rekan Polri yang didukung oleh TNI melakukan penyitaan terhadap semua alat perang yang digunakan oleh masyarakat. Selain menyita alat perang, kami juga menyusuri jalan-jalan utama dan pos-pos penyekatan.

    Dandim 1714/PJ, Letkol Inf Irawan Setya Kusuma, S.Hub.int., menyatakan bahwa hari ini kami telah melaksanakan kegiatan patroli jalan kaki dan sweeping.

    Tugas TNI adalah mendukung rekan-rekan Polri dalam kegiatan penyisiran alat perang (seperti busur dan panah) yang digunakan oleh masyarakat. Kegiatan ini bertujuan untuk menciptakan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat.

    Sebagai aparat kewilayahan, TNI-Polri terus bersinergi untuk menciptakan keamanan yang kondusif dengan melaksanakan patroli jalan kaki dan sweeping gabungan.

    Dalam rangka kegiatan sweeping gabungan, TNI-Polri mengimbau masyarakat untuk menerima apapun hasil yang ditetapkan oleh Mahkamah Konstitusi (MK). Siapapun yang terpilih sebagai pemimpin adalah pilihan Tuhan untuk memajukan Kabupaten Puncak Jaya.

    “Kami berharap masyarakat tidak terprovokasi oleh pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab. Mari kita bersama-sama menjaga keamanan dan menghindari tindakan yang melanggar hukum atau merugikan diri sendiri maupun negara. Kami ingin masyarakat Puncak Jaya tetap aman, nyaman, dan damai agar dapat beraktivitas seperti biasa,” ujar Letkol Inf Irawan.

    Hingga saat ini, situasi di Kabupaten Puncak Jaya masih terpantau kurang kondusif akibat dampak dari konflik antar suku yang terjadi.(Red-033)