395 Prajurit Selesai Lakukan Pamtas RI-PNG, Danrem 032: Berhasil Jaga Kedaulatan di Daerah Penuh Tantangan

    0
    102
    Sebanyak 395 prajurit Yonif 133 Yudha Sakti Padang tiba di Pelabuhan Dumai, Minggu (15/9/2024), usai menjalankan misi Satgas Pamtas RI-PNG 2023. [Foto: MC Kota Padang]

    PADANG, (Cakrayudha-hankam.com) – Usai menjalankan misi Satuan Tugas Pengamanan Perbatasan (Satgas Pamtas) Republik Indonesia (RI) dengan Papua Nugini (PNG) 2023, sebanyak 395 prajurit Batalyon Infanteri (Yonif) 133 Yudha Sakti Padang tiba di Pelabuhan Dumai, Kota Dumai, Provinsi Riau, pada Minggu (15/9/2024).

    Para prajurit itu, kembali dengan menggunakan Kapal Perang Republik Indonesia (KRI) Teluk Palu-523 yang bersandar pada pukul 11.00 WIB.

    Kedatangan ratusan prajurit ini disambut langsung oleh Komandan Komando Resor Militer (Danrem) 032/Wira Braja Brigadir Jenderal (Brigjen) TNI Wahyu Eko Purnomo.

    “Kalian telah berhasil menuntaskan tugas mulia ini dalam menjaga kedaulatan negara serta memberikan rasa aman bagi masyarakat wilayah operasi. Saya menyampaikan rasa bangga atas dedikasi, profesionalisme, dan semangat juang yang tinggi selama melaksanakan tugas di daerah operasi yang penuh dengan tantangan,” ujar Brigjen TNI Wahyu Eko Purnomo.

    Berdasarkan laporan yang diterima, Satgas Yonif 133/Yudha Sakti Satgas telah berhasil melaksanakan tugasnya dengan sangat baik, yakni mampu mencapai sejumlah penting, antara lain berhasil mengamankan dua pucuk senjata angin dan dua pucuk senjata api rakitan.

    “Selain itu, melalui pendekatan secara humanis, salah satu anggota OPM (Organisasi Papua Merdeka) menyerahkan diri kembali ke pangkuan NKRI (Negara Kesatuan Republik Indonesia), dan Satgas Pamtas ini berhasil juga menggagalkan upaya pengibaran bendera Bintang Kejora, merupakan simbol separatisme,” ungkap Brigjen TNI Wahyu Eko Purnomo.

    Danrem 032/Wira Braja menegaskan, keberhasilan ini tidak hanya menunjukkan kemampuan prajurit dalan rangka kedaulatan negara, tetapi juga memberikan kontribusi positif terhadap terciptanya stabilitas keamanan NKRI. Danrem pun memberi penghargaan yang setinggi-tingginya kepada Satgas Yonif 133/Yudha Sakti atas dedikasi dan loyalitas dalam melaksanakan tugas operasi di wilayah Provinsi Papua Barat.

    “Tugas yang kalian laksanakan bukan tugas ringan, menjaga keutuhan wilayah Negara Kesatuan Republik lndonesia (NKRI), khususnya di Provinsi Papua Barat. Menuntut kesigapan, kesiapsiagaan, dan keikhlasan dari setiap prajurit,” ucap Brigjen TNI Wahyu Eko Purnomo.

    Selanjutnya, Danrem 032/Wira Braja meminta untuk segera dilaksanakan pengecekan dan pemeliharaan terhadap alat perlengkapan, senjata, serta materil lain yang digunakan selama melaksanakan tugas operasi, dan pastikan jangan ada materil yang hilang atau pun tertinggal.

    Lebih lanjut, Danrem 032/Wira Braja berpesan, manfaatkan kembali berkumpul dengan keluarga untuk melepas rasa kangen dan hindari sikap perilaku arogan yang dapat menimbulkan pelanggaran, serta manfaatkan waktu yang ada untuk melakukan evaluasi diri serta meningkatkan kemampuan, baik dari segi fisik, mental, maupun pengetahuan, persiapkan diri dengan sebaik-baiknya untuk tugas-tugas berikutnya.

    “Sekali lagi, saya sampaikan rasa bangga dan terima kasih atas pengabdian kalian. Semoga Tuhan Maha Kuasa senantiasa memberikan kekuatan kepada kita, sehingga kita dapat selalu melaksanakan pengabdian terbaik bagi TNI, bangsa, dan negara yang kita cintai bersama,” pungkas Danrem 032/Wira Braja. (**)

     

    Sumber: MC Kota Padang