Yayasan Pemkab Malang dan Yayasan Cakra Yudha Indonesia Jalin Kerja Sama Ketahanan Adat Budaya Nusantara

    0
    262

    MALANG, Cakrayudha-hankam.com – Guna pengembangan dan ketahanan adat budaya Nusantara, Yayasan Pendidikan Masyarakat Keluarga Besar (Pemkab) Malang dan Yayasan Cakra Yudha Indonesia mengadakan kerja sama pemajuan, penyelenggaraan pendidikan dan penelitian, pengembangan dan ketahanan adat budaya Nusantara, bertempat di Kampus Universitas Kepanjen, Kabupaten Malang, Jawa Timur, Jumat (7/2/2025).

    Kerja sama tersebut ditandatangani oleh Ketua Yayasan Pemkab Malang Prof. Dr. Bambang Suryanto, SE., MM., MSi., Ak., dengan Ketua Yayasan Cakra Yudha Indonesia DR. (H.C), Anton Hartono, S.H., M.Sc.

    Penandatanganan kerja sama dua lembaga tersebut, juga disaksikan dan ditandatangani oleh Duli Yang Maha Mulia Sripaduka Baginda Berdaulat Agung Maharaja Kutai Mulawarman Prof. DR. M.S.P.A. Iansyah Rechza, FW., PH.D.

    Selain itu, juga disaksikan oleh anggota Yayasan Cakra Yudha Indonesia, Pembantu Rektor (PR) 2 Bidang Keuangan dan PR 3 Kerja Sama Universitas Kepanjen Malang, serta para tamu kehormatan.

    Pada kesempatan itu, Ketua Yayasan Pemkab Malang Bambang Suryanto menyampaikan bahwa kerja sama ini diharapkan membawa dampak positif bagi dunia pendidikan, khususnya untuk ketahanan adat budaya Nusantara di kalangan generasi muda.

    “Ke depan tentunya kerja sama ini akan menghasilkan regenerasi yang kita harapkan bersama. Yakni, generasi yang mandiri dan berdaya saing di segala bidang, dan tentunya tidak meninggalkan adat istiadat, budaya, dan tradisi di Nusantara ini,” tutur Bambang.

    Hal senada juga diungkapkan Ketua Yayasan Cakra Yudha Indonesia Anton Hartono. “Kerja sama ini dengan tekad yang baik. Dari pihak Yayasan Cakra Yudha lebih mengedepankan pendidikan yang menyeluruh hingga ke pelosok-pelosok. Terutama untuk menjangkau mereka yang tidak memiliki biaya yang cukup untuk membayar kuliah. Hal inilah salah satu yang akan kami tawarkan  kepada Universitas Kepanjen. Tahapan teknisnya akan dibicarakan kemudian,” kata Anton. (Red-050)