Wujud Dukung Ketahanan Pangan

    0
    110

    Dampingi Warga Binaannya Panen Jagung

     

    SUMBAWA NTB, Cakrayudha-hankam.com – Puasa Ramadhan tidak seharusnya mengganggu aktivitas dan tanggung jawab dalam menjalankan tugas. Bahkan, jika dilakukan dengan niat yang tulus, puasa dapat menjadi bentuk ibadah. Hal ini ditegaskan oleh Briptu Megy Zulkarnaen, seorang Bhabinkamtibmas dari Polsek Sekongkang, Polres Sumbawa Barat, yang dengan penuh semangat mendampingi warga dalam panen jagung di Desa Talonang Baru, Kecamatan Sekongkang, Kabupaten Sumbawa Barat, meskipun sedang menjalani puasa Ramadhan pada Rabu (26/3/25).

    Dedikasi dan semangat tinggi Briptu Megy patut dicontoh oleh Bhabinkamtibmas lainnya. Bulan Ramadhan seharusnya tidak menjadi penghalang dalam melaksanakan tugas; insya Allah, semua usaha ini akan tercatat sebagai amal ibadah di bulan yang penuh berkah ini.

    Kapolres Sumbawa Barat, AKBP Zulkarnain, S.I.K, melalui Kasi Humas AKP Zainal Abidin, S.H, menginformasikan kepada media bahwa Bhabinkamtibmas telah memberikan pendampingan dalam panen jagung yang dilakukan oleh lima kelompok tani. Kelompok-kelompok tersebut adalah Sudi Makmur, Cahaya Hati, Paice, Cahaya Harapan, dan Sopo Ate, dengan total luas lahan sekitar 10 hektar dan estimasi hasil produksi mencapai 29,5 ton jagung kering.

    Kasi Humas juga menekankan bahwa program ini merupakan dukungan kepolisian terhadap ketahanan pangan nasional. “Ini adalah bagian dari komitmen kami untuk mendukung program Asta Cita Presiden Prabowo Subianto, khususnya di sektor pertanian dan ketahanan pangan,” jelasnya.

    Ia menambahkan bahwa pendampingan dari kepolisian melalui Bhabinkamtibmas, bersama PPL dan pihak terkait, akan berlangsung dari musim tanam hingga panen. Diharapkan, hal ini dapat memotivasi para petani untuk meningkatkan produksi pertanian. Ke depan, Polsek Sekongkang akan terus memberikan pendampingan agar hasil pertanian semakin optimal.

    Menanggapi keluhan dari kelompok tani mengenai ketiadaan mesin perontok, Bhabinkamtibmas akan berkoordinasi dengan Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL) untuk mengajukan permohonan kepada Dinas Pertanian Kabupaten Sumbawa Barat, jelasnya.

    Ia juga menambahkan bahwa terkait harga jagung yang masih fluktuatif, Bhabinkamtibmas menyampaikan informasi dari posko gugus pangan Polres bahwa Bulog masih menunggu petunjuk teknis dari pusat mengenai pembelian jagung dari petani untuk menyerap hasil produksi Musim Tanam I.

    “Melalui pendampingan Bhabinkamtibmas, kami berupaya memperkuat ketahanan pangan dengan meningkatkan produktivitas petani di sektor pertanian,” tutup Kasi Humas. (Red-033)