SURABAYA, Cakrayudha-hankam.com – Menyikapi maraknya kasus pencurian kendaraan bermotor (curanmor) di sejumlah wilayah Kota Surabaya, warga Rusunawa Benowo Pakal yang didampingi LSM 1001 Malam melakukan koordinasi dengan Dinas Perumahan Rakyat, Kawasan Permukiman, dan Pertanahan (DPRKPP) Kota Surabaya. Pertemuan berlangsung di Aula Rusunawa Benowo Pakal pada Kamis (13/11/2025).

Langkah pendampingan ini dilakukan setelah seorang penghuni rusun mengalami kehilangan sepeda motor yang terparkir di area rusun beberapa hari sebelumnya.
Ketua LSM 1001 Malam, Sigit Santoso, menjelaskan bahwa pertemuan tersebut bertujuan menyampaikan berbagai keluhan warga terkait aspek keamanan dan fasilitas umum (fasum) kepada DPRKPP Surabaya.
“Beberapa hari lalu ada warga yang kehilangan motor. Karena itu kami mendampingi warga untuk mencari solusi agar kejadian serupa tidak terulang,” ujar Sigit.
Menurutnya, dalam dialog tersebut warga dan DPRKPP sepakat memperkuat upaya pengamanan aset milik pemerintah maupun warga penghuni rusun melalui peningkatan penjagaan.
“Selama ini warga sudah ikut melakukan jaga malam. Warga juga berharap petugas dapat ditempatkan di area depan rusun pada siang hari, karena itu jam rawan ketika banyak warga bekerja,” jelasnya.
Sigit berharap kesepakatan tersebut dapat diimplementasikan secara konsisten sehingga risiko curanmor dapat ditekan.
“Saya berharap sinergi antara warga dan petugas dapat berjalan baik agar kejadian pencurian tidak terulang,” ujarnya.
Sementara itu, Kepala Dinas DPRKPP Surabaya, Agus Imam Sohaji, menyampaikan bahwa seluruh aspirasi warga—mulai dari keamanan, fasilitas umum, hingga usulan penyesuaian harga sewa—akan ditampung dan dibahas lebih lanjut.
“Untuk keluhan terkait sewa rusun dan fasum akan kami koordinasikan kembali. Namun prioritas utama saat ini adalah penguatan keamanan,” kata Agus.
Agus menambahkan, pos jaga di bagian depan rusun akan segera diperbaiki agar dapat difungsikan optimal oleh petugas maupun warga.
“Untuk permasalahan warga harga sewa rusun dan fasilitas umun kita koordinasikan lagi, yang utama kita fokus untuk keamanan dulu,” Ucap Agus.
Lanjut Agus, untuk pos jaga yang didepan rusun secepatnya akan diperbaiki agar petugas dan warga rusun bisa dimanfaatkan dengan baik sebagaimana mestinya pos jaga.
“Saya ucapkan terima kasih kepada warga rusun yang selama ini sudah melakukan jaga malam demi keamanan, nantinya dari petugas kita juga akan dimaksimalkan jaga pada siang hari, satu petugas didepan dan satu lagi di belakang, agar warga merasa nyaman dan aman,” Pungkasnya.(red-Rhm)

