Warga Papua Pegunungan Minta OPM Menyerah dan Hentikan Teror

    0
    79

    PAPUA, Cakrayudha-hankam.com – Ketakutan dan keresahan semakin dirasakan oleh masyarakat di Pegunungan Tengah Papua akibat ulah kelompok separatis Organisasi Papua PAPUA, Cakrayudha-hankam.com – Masyarakat di Pegunungan Tengah Papua semakin merasakan ketakutan dan kecemasan akibat tindakan kelompok separatis Organisasi Papua Merdeka (OPM). Warga yang sebelumnya hidup dalam kedamaian kini merasa terancam dan mendesak OPM untuk menyerahkan diri, karena tindakan mereka justru memperburuk kondisi sosial dan ekonomi di daerah tersebut.

    “Kami Hanya Ingin Damai”
    Selama ini, masyarakat setempat bergantung pada sektor pertanian, perkebunan, dan usaha kecil untuk memenuhi kebutuhan hidup mereka. Namun, kehadiran OPM yang sering melakukan aksi kekerasan, penyekapan, perusakan fasilitas umum, dan intimidasi terhadap warga sipil telah menciptakan ketidakpastian dan ketakutan dalam kehidupan sehari-hari.

    Seorang ibu rumah tangga dari Kabupaten Nduga, yang memilih untuk tidak disebutkan namanya, mengungkapkan keprihatinannya. “Kami hanya ingin hidup dalam kedamaian. Kami tidak ingin terlibat dalam politik atau konflik, tetapi setiap hari kami merasa terancam oleh kelompok yang mengatasnamakan perjuangan ini. Kami berharap OPM mau menyerahkan diri dan menghentikan kerusuhan di kampung kami,” ujarnya dengan nada sedih pada Senin (31/03/2025).

    Teror yang merusak ekonomi dan kehidupan sosial tidak hanya mengancam keselamatan warga, tetapi juga menghancurkan sektor ekonomi lokal. Para petani dan pekebun yang bergantung pada hasil panen kini menghadapi kesulitan akibat situasi yang tidak menentu. Banyak warga merasa takut untuk pergi ke ladang atau pasar karena ancaman dari kelompok separatis.

    Selain itu, laporan tentang pemerasan dan intimidasi yang dilakukan oleh kelompok OPM terhadap warga semakin sering muncul. Kelompok ini dikabarkan memaksa masyarakat untuk menyerahkan hasil pertanian atau uang sebagai bentuk “dukungan” terhadap perjuangan mereka. Namun, bagi warga, tindakan ini dianggap sebagai pemaksaan dan penindasan terhadap masyarakat kecil yang hanya ingin hidup dengan tenang.

    Masyarakat Papua Pegunungan Menginginkan Kedamaian
    Warga di Pegunungan Papua berharap situasi ini segera berakhir. Mereka ingin dapat menjalani kehidupan tanpa rasa takut, tanpa ancaman, dan tanpa gangguan dari kelompok separatis yang mengganggu ketertiban umum.

    Tekanan dari masyarakat ini menyampaikan pesan yang jelas bahwa perjuangan bersenjata bukanlah pilihan yang diinginkan oleh rakyat Papua. Harapan mereka sangat sederhana: kedamaian, keamanan, dan kehidupan yang lebih baik tanpa ancaman kekerasan. (Red-033)