Wakil KSAD Tinjau Pembangunan Lokasi Baru Markas Batalyon 757/GV

    0
    145
    Wakil Kepala Staf Angkatan Darat (Wakil KSAD) Letjen TNI Tandyo Budi R (tengah). (Foto: Dok. Dispenad)

    BOVEN DIGOEL, (Cakrayudha-hankam.com) – Wakil Kepala Staf Angkatan Darat (Wakil KSAD) Letjen TNI Tandyo Budi R meninjau progres pembangunan lokasi baru Markas Batalyon 757/Gupta Vira di wilayah Kabupaten Boven Digoel, Provinsi Papua Selatan, Jumat (17/5/2024).

    Letjen TNI Tandyo mengatakan, pembangunan satuan-satuan TNI, termasuk TNI AD, sangat krusial maknanya bagi pengembangan kekuatan pertahanan untuk menjaga kedaulatan dan keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

    “Tujuan saya ke sini adalah untuk melihat progres pembangunan Markas Batalyon 757/Gupta Vira. Tempatnya sangat strategis, dan seijin pak Sekda (Sekretaris Daerah)  dan tokoh adat yang telah memberikan lahannya untuk kita (TNI AD), maka kita bangun markas baru di sini. Hal ini juga dalam rangka membantu pengembangan kekuatan pertahanan kita,“ ujar mantan Pangdam IV/Diponegoro tersebut.

    Letjen TNI Tandyo juga menyampaikan ucapan terima kasihnya kepada Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Boven Digoel dan tokoh adat setempat yang telah menyediakan lahan untuk pembangunan markas baru Yonif 757/Gupta Vira. Dengan lugas, ia mengapresiasi peran Pemkab dalam membangun kekuatan pertahanan bersama-sama dengan TNI.

    TNI AD, lanjut Letjen TNI Tandyo, saat ini tengah melakukan upaya-upaya untuk membuat sarana dan prasarana satuan di jajarannya menjadi lebih baik, guna menunjang tugas pokok dan meningkatkan kesejahteraan prajurit beserta keluarganya.

    Kepada seluruh komponen masyarakat Papua Selatan, khususnya di Kabupaten Boven Digoel dan Kabupaten Merauke, Letjen TNI Tandyo mengajak untuk bersama-sama membangun Papua Selatan menjadi lebih baik lagi serta mengingatkan agar seluruh masyarakat bahu membahu bersama aparat keamanan untuk menjaga kondusifitas wilayah, terutama mengingat sebentar lagi akan dilaksanakan Pilkada serentak tahun 2024. (**)

     

     

    Sumber: indonesiadefense.com