Viral Video Polantas Minta Uang di Tol Cawang, Dirlantas Minta Maaf

    0
    96

    Jakarta,(Cakrayudha-hankam.com) – Sebuah video yang memperlihatkan polisi lalu lintas (polantas) tengah meminta uang kepada pengendara mobil di jalan Tol Cawang Grogol, Jakarta Timur, viral di media sosial.

    Dalam video yang diterima Kompas.com pada Jumat (5/7/2024), peristiwa ini bermula saat pengemudi mobil banting setir karena salah lajur.

    Pengemudi mulanya berada di lajur yang mengarah Bandara Soekarno-Hatta. Namun ia tiba-tiba berbelok di dekat persimpangan jalan untuk mengambil arah ke Tanjung Priok.

    Polantas yang berdiri di tengah kemudian memberhentikan pengemudi mobil.

    “Mohon maaf ya, motongnya jangan telat abangku,” kata polantas tersebut seperti yang terdengar di dalam video.
    “Oh iya, mohon maaf, Pak,” jawab pengemudi.

    Polantas lalu meminta surat izin mengemudi (SIM) dan surat keterangan tanda kendaraan (STNK) sambil menanyakan barang bawaan yang dibawa.

    “SIM ada? Ini bawa apa?” tanya sang polisi.

    “Ada. Bawa material proyek saya, isinya lem,” jawab pengemudi.

    Pengemudi mobil lalu menegaskan bahwa dirinya tak menginjak marka jalan yang dilarang.

    Setelah itu, polantas yang berada di lokasi menjelaskan kesalahan yang dimaksud memang bukan itu, tetapi terkait manuver pengemudi yang disinyalir membahayakan pengguna jalan lain.

    “Tapi saya enggak injak marka,” kata pengemudi.

    “Bukan masalah injak marka, bapak tiba-tiba memotong jalan,” timpal polantas.

    Polisi itu lalu memberikan kode damai kepada sang pengemudi. Ia meminta uang pelicin kepada pengemudi tersebut.

    “Mohon dibantu saja,” ucap polantas.

    Pengemudi mobil lalu mengambil beberapa lembar uang Rp 5.000. Kemudian, ia melanjutkan perjalanannya meninggalkan lokasi.

    Dirlantas minta maaf
    Dikonfirmasi terpisah, Direktur Lalu Lintas (Dirlantas) Polda Metro Jaya Kombes (Pol) Latif Usman meminta maaf atas dugaan pungutan liar (pungli) yang terjadi.

    Ia membenarkan bahwa polantas yang berada di dalam video adalah anggotanya.(Red)