Usai Keluarga Korban Didatangi Orang Tak Dikenal, Pembunuhan Wanita di Bandung Terkuak

    0
    113

    Bandung,(Cakrayudha-hankam.com) – Selama tujuh bulan, wanita berinisial INS (24) asal Kabupaten Bandung, Jawa Barat, tak diketahui keberadaannya.

    INS hilang kontak sejak Januari 2024. Keluarga terus mencari perempuan tersebut, tetapi hasilnya nihil.

    Hingga pada 28 Juli 2024, keluarga mendapat informasi dari seseorang tak dikenal bahwa INS telah meninggal karena dibunuh suaminya.

    “Setelah berbulan-bulan, baru ada kabar ke sini, ada orang yang ngasih tahu. Katanya dia orang pintar, (datang) ke rumah orangtuanya,” ujar Ani, keluarga korban, seperti dikutip media ini dari Kompas TV.

    Ia mengatakan, keluarga sempat tak percaya. Baru kemudian keluarga berunding, lalu melapor ke polisi.

    Hingga akhirnya, jenazah INS ditemukan di kebun belakang rumah suami sirinya berinisial AS (23) di Kampung Ciburial, Desa Pangauban, Kecamatan Pacet, Kabupaten Bandung.

    Paman korban, Ilyas, menuturkan, kali terakhir keluarga berkomunikasi dengan INS terjadi pada Januari 2024. Waktu itu, korban mengaku pulang kerja dan akan dijemput AS.

    Akan tetapi, INS tak kunjung sampai rumah. Saat ditelepon pun ponselnya tak aktif.

    Keluarga sempat menanyakan keberadaan INS kepada AS, tetapi pria itu berkata bahwa istrinya kabur.

    Ilyas tak percaya dengan omongan AS. Ia lantas bertanya kepada warga yang mengenal INS. Namun, warga tak mengetahui. Keluarga bahkan sempat mendapat kabar bahwa korban bekerja di Bali.

    “Tiga bulan kemudian khawatir, nyari tahu lagi dan dapat info tetap masih kerja dan percaya, dan ada yang bilang bulan depan bakal ada kabar,” ucapnya, Jumat (2/8/2024).

    Keluarga baru mengetahui korban telah tiada setelah dikabari oleh seseorang. Ia menyebut bahwa korban dikuburkan di Kampung Ciburial.

    Kepala Kepolisian Resor Kota (Kapolresta) Bandung Kombes Pol Kusworo mengungkapkan, Kepolisian Sektor (Polsek) Pacet menerima laporan dari keluarga korban pada 29 Juli.

    “Kami langsung melakukan penyelidikan, ada saksi yang mengetahui bahwa yang bersangkutan pada Desember 2023 pernah dimintai tolong tersangka untuk melakukan pembunuhan terhadap istri sirinya,” ungkapnya, Jumat, seperti dilansir media ini.

    Namun, orang tersebut menolak permintaan AS.

    Pembunuhan terjadi sebulan setelahnya, atau pada Januari 2024. AS dibantu oleh tiga orang lain, yakni AG (22), US (30), dan AK (21).

    Setelah satu pelaku ditangkap, baru diketahui letak kuburan INS. Polisi kemudian menggali kuburan itu pada Jumat (2/8/2024).

    Mengenai motif, Kusworo menjelaskan, pembunuhan itu dipicu rumor yang menyebut korban berselingkuh.

    “Walaupun belum bisa dibuktikan oleh tersangka bahwa korban selingkuh, namun tersangka melakukan perbuatannya dengan dibantu oleh tiga temannya,” tuturnya.(Red)