Upacara Parade dan Defile HUT ke-80 TNI, Dihadiri oleh Kepala BMKG

0
167

Jakarta,Cakrayudha-hankam,com- Kepala Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), Dwikorita Karnawati, menghadiri Upacara Parade dan Defile Peringatan Hari Ulang Tahun ke-80 Tentara Nasional Indonesia (TNI) yang digelar di kawasan Monumen Nasional (Monas), Jakarta, Minggu (5/10).

Upacara ini dipimpin langsung oleh Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, selaku Inspektur Upacara, dengan mengusung tema besar “TNI Prima, TNI Rakyat, Indonesia Maju.”

Kehadiran BMKG pada momentum bersejarah ini mencerminkan sinergi yang kuat dengan TNI dalam menjaga keselamatan dan pelestarian negara. Dalam berbagai operasi militer maupun kegiatan kemanusiaan, data dan informasi cuaca, iklim, gempa bumi dan tsunami dari BMKG menjadi elemen vital yang mendukung akurasi dan keberhasilan setiap langkah di lapangan.

Upacara yang berlangsung khidmat tersebut diikuti oleh jajaran pejabat tinggi negara, perwakilan menteri/lembaga, serta unsur TNI dan Polri dari matra ketiga TNI — darat, laut, dan udara — tidak luput menampilkan defile alutsista canggih, pasukan gabungan, dan atraksi udara yang menunjukkan kesiapsiagaan pertahanan Indonesia.

Ribuan masyarakat juga meadati kawasan Monas, menyaksikan langsung kekuatan dan profesionalisme TNI sebagai garda terdepan pertahanan bangsa.

Peringatan HUT ke-80 TNI bukan sekedar seremoni, melainkan refleksi atas komitmen bersama dalam membangun negara yang tangguh menghadapi segala tantangan, termasuk bencana alam.

BMKG dan TNI selama ini telah menjalin kerja sama erat, di mana koordinasi data dan informasi yang akurat berperan penting menjaga keselamatan personel dan masyarakat.

Sejalan dengan semangat tema “TNI Prima, TNI Rakyat, Indonesia Maju,” BMKG terus memperkuat kolaborasi lintas sektor, termasuk dengan TNI, dalam mewujudkan Indonesia yang tangguh.

Kesiapsiagaan nasional tidak hanya bergantung pada kekuatan militer semata, tetapi juga pada kemampuan mitigasi, adaptasi terhadap perubahan iklim, serta bencana hidrometeorologi.

Dengan semangat kebersamaan antara lembaga negara dan rakyat, BMKG menegaskan bahwa ketahanan nasional dibangun di atas fondasi kolaborasi. TNI menjaga keamanan, sementara BMKG menjaga keselamatan melalui informasi yang cepat, tepat, akurat, jangkauannya luas, dan mudah dipahami. Dua kekuatan ini berpadu untuk satu tujuan: Indonesia yang maju, berdaulat, dan selamat di bawah langitnya sendiri.( RedGS )