Universitas Kepanjen MoU Bersama Passion Jepang

    0
    127

    Bangun Kesempatan Kerja

     

    MALANG, Cakrayudha-hankam.com – Universitas Kepanjen menjalin kerja sama dengan Passion Jepang untuk mendukung transformasi pendidikan menuju skala global dan menciptakan peluang kerja di Jepang. Penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) berlangsung di Aula Gedung Rektorat Universitas Kepanjen, lantai II, pada Jumat pagi (25/4/2025).

    MoU ini ditandatangani oleh Ketua Yayasan Pemkab Malang, Bambang Suriyanto, SE., M.M., Ph.D., yang didampingi oleh Ashari, SH., S.E., serta CCO Tatsuo Sugiura. Acara ini juga disaksikan oleh Drh. Agus S., M.Si., sebagai Consultant Advisor Bisnis. Setelah penandatanganan, kegiatan dilanjutkan dengan seminar bertema “Transformasi Pendidikan Menuju Global Education dalam Membangun Kesempatan Kerja.”

    Tujuan dari kerja sama ini adalah untuk mendorong inovasi, meningkatkan motivasi, serta mengembangkan teknologi dalam dunia pendidikan dan peluang kerja yang bermanfaat bagi kedua pihak.

    Bambang Suryanto menyatakan keyakinannya terhadap kolaborasi antara Universitas Kepanjen dan Passion Jepang, yang didasari oleh visi yang sejalan, yaitu mewujudkan kemajuan dalam pembangunan di bidang transformasi global pendidikan keselamatan kerja. “Semoga kerja sama ini, terutama dalam aspek peluang kerja dan teknologi digital, dapat memberikan hasil yang lebih baik,” ujarnya.

    Beliau juga menekankan bahwa kemajuan teknologi adalah salah satu pilar utama dalam mewujudkan Generasi Z Indonesia Emas 2045. Dalam visi ini, generasi muda Indonesia diharapkan memiliki kualitas, kompetensi, dan daya saing yang tinggi, baik di tingkat nasional maupun dalam konteks global di era digital.

    Menurutnya, untuk mencapai tujuan Generasi Z Indonesia Emas 2045, diperlukan sumber daya manusia (SDM) yang terampil dalam penguasaan ilmu pengetahuan dan teknologi. Dengan demikian, generasi muda tidak hanya akan mampu mengoperasikan teknologi, tetapi juga menciptakan inovasi dan memanfaatkan teknologi secara efektif dalam kehidupan sehari-hari.

    “Digitalisasi adalah syarat penting untuk mencapai Generasi Z Indonesia Emas 2045. Oleh karena itu, kemajuan SDM juga memerlukan kolaborasi dalam transformasi digital serta penyediaan kesempatan kerja,” jelasnya.

    Sementara itu, pihak Passion Jepang memberikan tanggapan positif terhadap kerja sama dengan Universitas Kepanjen. Diharapkan, kesempatan kerja di Jepang dan pengalaman yang diperoleh dapat diterapkan di tempat kerja mereka di masa depan.

    Dia menjelaskan ruang lingkup kolaborasi yang akan dilakukan. Pertama, mereka telah mendorong penyediaan pelatihan melalui pembentukan konsorsium perguruan tinggi di dalam negeri. Selanjutnya, akan ada perencanaan pelatihan di bidang konsultasi pendidikan dan migrasi global. Selain itu, terdapat peluang kolaborasi yang memanfaatkan kesempatan magang di Jepang.

    “Saya berharap bahwa hari ini bukan hanya sekadar penandatanganan MOU, tetapi kita dapat berkumpul kembali untuk melakukan penelitian berdasarkan kriteria sukses yang telah ditetapkan. Semoga kerja sama ini dapat berlanjut dengan hasil yang dapat diandalkan dan membanggakan,” ujar Ketua Yayasan Pemkab Malang. Rektor Universitas Kepanjen, Dr. Tri Nurhadi, S, S.Kep.Ns., M.Kep, juga menyampaikan hal serupa, “Terima kasih kepada seluruh civitas akademika atas inovasi dan kerja sama yang telah terjalin demi kepentingan lembaga.” (Red-033)