Tragis! Ibu Dibunuh dan Balitanya Ditemukan Lemas dalam Sekapan

    0
    157
    Ilustrasi garis polisi. 

    BENGKALIS,  Cakrayudha-hankam.com  – Tragedi pembunuhan terjadi di Kabupaten Bengkalis, Provinsi Riau, Minggu (12/1/2025). Seorang wanita berinisial SU (51) ditemukan tewas di rumahnya. Dan lebih tragis lagi, anaknya yang masih balita berusia 4 tahun ditemukan dalam kondisi lemas setelah disekap oleh pelaku di dalam kamar korban.

    Kejadian tersebut terungkap, setelah tim gabungan dari Polsek Mandau, Subdit Jatanras Polda Riau, dan Satreskrim Polres Bengkalis menangkap pasangan suami istri berinisial HR (29) dan SK (28), yang diduga menjadi dalang dibalik pembunuhan dan penyekapan tersebut. Kedua pelaku ditangkap di sebuah hotel di Kota Pekanbaru pada Selasa (14/1/2025) dini hari.

    Mayat SU ditemukan pertama kali oleh warga yang curiga karena korban tidak terlihat selama beberapa hari. Saat dilakukan pemeriksaan, ditemukan anak korban dalam kondisi lemas di kamar yang terkunci.

    “Anak korban sengaja disekap di kamar agar tidak keluar rumah atau meminta pertolongan,” ujar Kapolsek Mandau, AKP Primadona, dalam keterangannya kepada wartawan.

    Kapolsek Mandau menjelaskan, pelaku membunuh korban dengan cara mencekiknya hingga tewas. Setelah itu, mereka mengambil sejumlah barang berharga milik korban, termasuk uang, perhiasan, dan ponsel.

    “Motif sementara yang kami dalami adalah ekonomi. Pelaku tega menghabisi nyawa korban dan menyekap anaknya demi keuntungan materi,” jelas AKP Primadona.

    Setelah penyelidikan intensif, polisi berhasil melacak keberadaan HR dan SK di sebuah hotel di Kota Pekanbaru. Keduanya ditangkap tanpa perlawanan oleh tim gabungan.

    “Ini adalah hasil kerja keras tim yang terkoordinasi dengan baik. Dalam waktu singkat, kami berhasil mengamankan pelaku,” tambah AKP Primadona.

    Anak korban kini mendapatkan perawatan intensif. Selain memulihkan kondisi fisiknya, pihak berwenang juga memberikan pendampingan psikologis untuk mengatasi trauma yang dialami balita tersebut.

    “Anak ini sangat trauma dengan kejadian yang menimpa dirinya dan ibunya. Kami akan memastikan ia mendapat perlindungan yang layak,” tambah AKP Primadona.

    “Kami berkomitmen untuk mengusut tuntas kasus ini dan memberikan keadilan bagi korban serta keluarganya,” tambah AKP Primadona.

    Petugas kepolisian masih terus mendalami kasus ini, termasuk apakah ada pihak lain yang terlibat dalam aksi kejahatan tersebut. Kedua pelaku telah ditahan untuk proses hukum lebih lanjut. (Red-050)

     

    Sumber: riauaktual.com