Medan,Cakrayudha-hankam.Com Ratusan personel gabungan diterjunkan untuk melakukan Patroli Gabungan Simpatik untuk Indonesia Damai. Selain memberikan rasa aman, patroli ini dilaksanakan untuk misi sosial kepada masyarakat Medan, Sumatera Utara.
Pangdam I/Bukit Barisan Mayjen TNI Rio Firdianto bersama Gubernur Sumatera Utara Bobby Nasution, Kapolda Sumut, dan unsur Forkopimda langsung melepas Patroli Gabungan Simpatik untuk Indonesia Damai di Lapangan Benteng, Medan, Rabu (10/9/25)
Sebanyak 496 personel TNI, Polri, Satpol PP dan instansi terkait diterjunkan dengan menyasar 22 kecamatan di Kota Medan. Ratusan motor patroli yang dilepas tak sekadar digunakan untuk pengamanan, tetapi juga mengangkut along-along berisi beras.
Para petugas gabungan langsung memberikan bantuan itu kepada warga yang membutuhkan di sepanjang rute patroli. Patroli simpatik kali ini tidak hanya bertugas menjaga keamanan, tetapi juga membawa misi sosial. Gubernur Sumut Bobby Nasution mengapresiasi kegiatan tersebut.
“Patroli simpatik ini bukan hanya soal keamanan, tapi juga ketenteraman sosial. Saya mengajak masyarakat tetap tenang, tidak mudah terprovokasi, dan bersama menjaga Sumut tetap kondusif,” ucapnya.
Selain ratusan motor, patroli juga didukung 10 mobil operasional dan 8 kendaraan logistik. Total bantuan yang dibagikan sebanyak 28 ton atau 5.600 karung beras, baik langsung di lokasi kegiatan maupun melalui iring-iringan patroli.
Pangdam Rio menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan wujud nyata kehadiran TNI-Polri di tengah masyarakat. “Patroli ini tidak hanya sekadar menjaga kamtibmas, tetapi juga menghadirkan kepedulian sosial, sehingga masyarakat merasakan langsung manfaat dari keberadaan aparat,” ujarnya.
Diketahui, Patroli simpatik ini juga menjadi bagian dari rangkaian peringatan HUT ke-80 TNI, dengan harapan Sumatera Utara tetap aman, damai, dan masyarakat semakin merasakan manfaat kehadiran aparat.

