TNI Pererat Persaudaraan Lewat Anjangsana di Papua

0
109

PAPUA, Cakrayudha-hankam.com – Prajurit Satgas Yonif 142/Ksatria Jaya (KJ) menunjukkan bahwa kekuatan TNI tidak hanya terletak pada disiplin dan senjata, tetapi juga pada ketulusan hati. Melalui kegiatan anjangsana, mereka menyapa masyarakat, mendengarkan aspirasi, dan mempererat persaudaraan di Tanah Papua.

Pada Jumat (15/8/2025), sebuah honai di Pintu Jawa Kompleks, Papua Tengah, menjadi tempat pertemuan hangat antara prajurit TNI dan tokoh masyarakat. Dipimpin Wadanyonif 142/KJ, Kapten Inf Darwis M.T. Siburian, para prajurit duduk melingkar, berbincang santai, dan menikmati kopi bersama warga.

Kapten Darwis menegaskan, anjangsana adalah sarana membangun kepercayaan. “Kami ingin masyarakat merasakan TNI selalu hadir, mendengar, dan siap membantu kapan pun dibutuhkan. Hubungan baik dengan tokoh masyarakat adalah kunci menjaga kedamaian,” ujarnya.

Tokoh masyarakat setempat, Bapak Murip, mengaku kehadiran TNI membuat warga lebih tenang, terutama di malam hari. “Kami tahu ada yang menjaga dan peduli. Itu membuat hati kami damai,” ungkapnya.

Pangkoops Habema, Mayjen TNI Lucky Avianto, mengapresiasi langkah tersebut. Menurutnya, kemanunggalan TNI dengan rakyat adalah inti pengabdian prajurit. “Kehadiran TNI harus menjadi jembatan yang menghubungkan hati dan harapan masyarakat,” tegasnya.

Kegiatan ini menjadi bukti bahwa TNI bukan sekadar penjaga keamanan, melainkan pengikat persaudaraan. Bagi prajurit Yonif 142/KJ, menjaga perbatasan berarti menjaga hati rakyat, membangun kedamaian, dan memperkuat persatuan di Papua.

Authentication:
(Dansatgas Media HABEMA, Letkol Inf Iwan Dwi Prihartono/Red-033)