TNI-Masyarakat Mumugu Kibarkan Merah Putih di Perbatasan

0
170

NDUGA, Cakrayudha-hankam.com – Suasana Kampung Mumugu, Distrik Krepkuri, Nduga, Papua, mulai dipenuhi warna merah dan putih. Prajurit Satgas Pamtas Mobile Yonif 733/Masariku TK Batas Batu bersama warga bergotong royong memasang bendera dan umbul-umbul untuk menyambut HUT Kemerdekaan RI ke-80, Sabtu (9/8/2025).

Di bawah teriknya matahari, prajurit TNI dan warga dari anak-anak hingga orang tua bahu membahu memikul tiang, mengikat tali, dan menegakkan bendera. Tawa dan keringat berpadu, menegaskan eratnya persaudaraan antara TNI dan rakyat di garis depan perbatasan.

Komandan Satgas, Letkol Inf Julius Jongen Matakena, menegaskan kegiatan ini merupakan wujud semangat gotong royong yang menjadi ciri khas bangsa. “Kami bangga bersinergi dengan masyarakat Mumugu mempersiapkan perayaan kemerdekaan di tanah Papua tercinta,” ujarnya.

Merah Putih yang berkibar di perbatasan Nduga tak sekadar simbol negara, tetapi juga lambang persatuan, keberagaman, dan tekad menjaga kedaulatan. Pangkoops Habema, Mayjen TNI Lucky Avianto, menekankan bahwa kemerdekaan adalah milik seluruh rakyat Indonesia.

“Bendera di Nduga bukan hanya simbol negara, tapi juga persaudaraan, pengorbanan, dan janji untuk menjaga keutuhan NKRI. Inilah esensi TNI manunggal dengan rakyat,” tegasnya.

Bendera yang dikibarkan ini akan menjadi pusat upacara peringatan 17 Agustus mendatang. Meski jauh dari ibu kota, semangat kemerdekaan tetap menyala di Mumugu — membuktikan bahwa persatuan adalah fondasi tegaknya Indonesia.

Authentication:
(Dansatgas Media HABEMA, Letkol Inf Iwan Dwi Prihartono/Red-033)