TNI Jadi Penyelamat: Tangani Siswi SMP Terjangkit Malaria

    0
    79

    PAPUA, Cakrayudha-hankam.com – Suasana di Pos Kotis Satgas Yonif 700/WYC mendadak tegang ketika seorang ibu bergegas membawa anaknya yang tampak lemas dan demam tinggi. Ibu tersebut, warga Kampung Kago, Distrik Ilaga, meminta bantuan prajurit TNI karena khawatir putrinya terjangkit malaria pada Selasa, 25 Maret 2025.

    Tanpa menunggu lama, Letda Ckm Oza S., dokter Satgas Pamtas Mobile Yonif 700/WYC, bersama Serda Fiqih, segera menangani anak tersebut, Siferia (13 tahun), seorang siswi SMP Ilaga. Setelah pemeriksaan di serambi pengaduan masyarakat Pos Kotis, diagnosis menunjukkan bahwa Siferia positif terinfeksi malaria.

    Tindakan Cepat TNI Menyelamatkan Nyawa
    Dengan sigap, Letda Oza memberikan obat untuk melawan infeksi malaria dan meredakan demamnya. Tak lama kemudian, kondisi Siferia mulai stabil, dan sang ibu pun menghela napas lega.

    “Puji Tuhan, anak saya telah mendapatkan perawatan yang baik dari bapak tentara. Semoga obat yang diberikan dapat segera menyembuhkan anak kami,” ungkap Mama Melda dengan penuh haru.

    Letda Oza juga menekankan bahwa meskipun obat malaria tersedia di Puskesmas, TNI tetap siap memberikan bantuan kepada masyarakat yang memerlukan pengobatan.

    “Kami selalu terbuka untuk warga sekitar yang membutuhkan bantuan medis. Ini adalah bagian dari tugas kami, melayani rakyat,” jelasnya.

    Lebih dari sekadar pasukan, TNI hadir untuk masyarakat. Di daerah pedalaman Papua, keterbatasan fasilitas kesehatan sering menjadi tantangan bagi penduduk. Namun, kehadiran prajurit TNI yang memiliki keterampilan medis memberikan harapan baru.

    Aksi heroik Satgas Yonif 700/WYC bukan hanya rutinitas, tetapi merupakan bukti nyata bahwa TNI tidak hanya menjaga keamanan, tetapi juga berperan aktif dalam membantu masyarakat.

    Autentikasi:
    (Dansatgas Media HABEMA, Letkol Inf Iwan Dwi Prihartono/Red-033)