TNI Borong Panen Petani Intan Jaya

    0
    58

    Wujud Cinta untuk Papua dari Tanah Sugapa

     

    INTAN JAYA, Cakrayudha-hankam.com – Di tengah berbagai tantangan yang dihadapi masyarakat pedalaman Papua, para prajurit TNI hadir sebagai harapan baru. Melalui Program ROSITA (Borong Hasil Tani Rakyat), Satgas Yonif 500/Sikatan yang bertugas di Intan Jaya menunjukkan bahwa keberadaan TNI tidak hanya berfokus pada aspek keamanan, tetapi juga pada kasih dan kepedulian yang nyata terhadap masyarakat kecil.

    Pada Rabu (23/4/2025), puluhan prajurit TNI terjun langsung ke ladang dan pasar tradisional di Sugapa, Intan Jaya, untuk membeli hasil pertanian dari warga setempat. Mereka memborong berbagai produk pertanian, mulai dari ubi, keladi, pisang, hingga sayur-sayuran, sehingga semua panen petani lokal ludes terjual.

    Letkol Inf Danang Rahmayanto, S.I.P., M.M., Dansatgas Yonif 500/Sikatan, menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan wujud dari pendekatan humanis TNI, yang berupaya menjadi bagian dari kehidupan sosial masyarakat, bukan sekadar sebagai penjaga perbatasan negara.

    Kami hadir bukan hanya untuk menjaga wilayah, tetapi juga untuk menjaga harapan masyarakat. Membeli hasil panen warga merupakan salah satu cara kami menunjukkan bahwa TNI dekat dan peduli, ujar Letkol Danang.

    Reaksi masyarakat? Hangat dan penuh haru. Mama Hana, seorang petani lokal yang hasil panennya dibeli oleh TNI, tidak bisa menyembunyikan kebahagiaannya.

    “Hatiku sangat senang. Ini pertama kalinya semua hasil kebun terjual. TNI datang bukan hanya dengan senjata, tetapi juga membawa berkah,” ujarnya dengan senyuman tulus.

    Langkah nyata TNI ini tidak hanya mendorong perekonomian lokal, tetapi juga memperkuat ikatan emosional antara aparat dan masyarakat Papua. Di tengah dinamika wilayah Intan Jaya, pendekatan seperti ini menanamkan rasa percaya, aman, dan cinta terhadap NKRI.

    Program ROSITA lebih dari sekadar pembelian hasil pertanian. Ini adalah pernyataan yang tegas: TNI tidak hanya bertugas menjaga perbatasan negara, tetapi juga merawat hati rakyatnya dengan cinta, tindakan nyata, dan ketulusan.

    Sumber:
    (Humas Satgas Media HABEMA – Letkol Inf Iwan Dwi Prihartono/Red-033)