PAPUA, Cakrayudha-hankam.com – Suasana berbeda tampak di Pasar Tradisional Sugapa, Rabu (27/08/2025). Prajurit Satgas Pamtas RI-PNG Mobile Yonif 500/Sikatan hadir bukan untuk berjaga, melainkan memborong hasil kebun mama-mama Papua melalui program ROSITA (Borong Hasil Tani).
Bagi para pedagang, kegiatan ini bukan sekadar dagangan laku, tetapi juga bentuk perhatian dan penghargaan dari TNI. Senyum, sapaan hangat, hingga tawa akrab tercipta, menumbuhkan rasa persaudaraan antara prajurit dan warga.
Dan TK Koper, Lettu Inf M. Diyan Saputro, menegaskan ROSITA adalah wujud kepedulian TNI. “Ini lebih dari membeli sayuran, kami ingin menunjukkan penghormatan kepada mama-mama Papua yang berjuang demi keluarga,” ujarnya.
Pangkoops Habema, Mayjen TNI Lucky Avianto, mengapresiasi kegiatan tersebut. Ia menekankan bahwa tugas TNI di Papua bukan hanya menjaga perbatasan, tetapi juga menjaga hati rakyat.
Program ROSITA menjadi simbol harapan dan persaudaraan. Setiap hasil tani yang diborong merekatkan hubungan TNI dengan masyarakat, sekaligus menegaskan bahwa TNI hadir untuk melindungi, menghargai, dan berjalan bersama rakyat Papua.
Sumber:
(Dansatgas Media HABEMA, Letkol Inf Iwan Dwi Prihartono/Red-033)

