TMMD Wujudkan Jalan Penghubung Banaran–Kemloko

0
207

TEMANGGUNG, Cakrayudha-hankam.com – Terik matahari tak menghalangi prajurit TNI dan warga Desa Banaran–Kemloko bekerja bahu-membahu meratakan adukan cor di jalur penghubung dua desa, Rabu (13/8/2025). Dengan cangkul dan sekop di tangan, mereka memastikan pengecoran rapi, kuat, dan tahan lama.

Pembangunan jalan sepanjang 800 meter ini menjadi harapan lama warga. Jalur tersebut bukan hanya menghubungkan desa, tetapi juga menjadi akses vital distribusi hasil pertanian, khususnya tembakau dan sayuran, yang menopang ekonomi setempat.

Komandan Satgas TMMD Reguler ke-125 Kodim 0706/Temanggung, Letkol Inf Hermawan Adi Nugroho, M.Han., menegaskan pelibatan warga dalam pengerjaan fisik adalah ciri khas TMMD. “Ini bukan sekadar membangun infrastruktur, tapi juga membangun rasa memiliki dan kebersamaan,” ujarnya.

Menurutnya, gotong royong mempercepat penyelesaian pekerjaan sekaligus mempererat hubungan TNI dan masyarakat. Manfaatnya pun akan langsung dirasakan—distribusi hasil panen lebih cepat, biaya transportasi turun, dan aktivitas ekonomi meningkat.

Sebelum proyek dimulai, jalan Banaran–Kemloko kerap menjadi kendala. Musim hujan membuatnya berlumpur licin, sementara musim kemarau menyelimuti jalur dengan debu tebal. Kondisi ini sering menambah biaya angkut atau bahkan merusak hasil panen.

Kini, setiap ayunan cangkul dan tarikan sekop menjadi bagian dari proses perubahan. Warga memandang proyek ini sebagai tonggak kemajuan desa. “Kalau jalan sudah halus dan kuat, kami tak perlu khawatir lagi membawa hasil panen,” kata Suyanto, warga setempat.

Dengan target rampung tepat waktu, jalan ini diharapkan menjadi jalur harapan yang memperlancar perdagangan, membuka peluang usaha, dan menghidupkan perekonomian desa.(Pendim 0706/Red-033)