Tim Kejaksaan Bojonegoro Geledah Suzuki Surabaya dalam Perkara Dugaan Korupsi Mobil Siaga

    0
    131
    Tim Kejaksaan Bojonegoro menggeledah kantor UMC Suzuki di Kota Surabaya dalam perkara dugaan korupsi mobil siaga desa, Selasa (16/07/2024). [Foto: suarabanyuurip.com]

    SURABAYA, (Cakrayudha-hankam.com) – Petugas Kejaksaan Negeri (Kejari) Bojonegoro, Jawa Timur, melakukan penggeledahan terhadap dua penyedia kendaraan mobil siaga desa di Kota Surabaya, Selasa (16/7/2024).

    Dua penyedia kendaraan mobil siaga desa itu, masing-masing dealer PT United Motors Centre (UMC) Suzuki di Jalan Ahmad Yani, Surabaya, dan dealer UMC Suzuki yang berada di Jalan Basuki Rahmat, Surabaya.

    Penggeledahan itu dilakukan untuk mencari dan mendapatkan alat bukti tambahan dalam perkara dugaan tindak pidana korupsi pada pengadaan mobil siaga desa tahun anggaran 2022.

    Kepala Seksi Intelijen Kejari Bojonegoro, Reza Aditya Wardhana mengatakan, Tim Satuan Khusus Pemberantasan Korupsi melaksanakan penggeledahan secara bersamaan di dua dealer UMC Suzuki di Kota Surabaya tersebut.

    “Kami laksanakan penggeledahan untuk mendapatkan alat bukti tambahan di dua dealer UMC Suzuki Surabaya, yaitu di Jalan Ahmad Yani dan di Jalan Basuki Rahmat,” kata Reza Aditya Wardhana bersama tim, sesaat menjelang memasuki kantor UMC Suzuki di Jalan Basuki Rahmat, Surabaya, Selasa (16/7/2024) sekitar pukul 09.30 WIB.

     

    Tim Reza terdiri 20 anggota. Sementara, tim lainnya dipimpin oleh Kepala Seksi Pidana Khusus juga berjumlah sama, namun melakukan penggeledahan di dealer UMC Suzuki, Jalan Ahmad Yani, Surabaya.
    Total ada 40 anggota tim diterjunkan melakukan agenda penggeledahan ini.
    “Kami juga meminta bantuan pengamanan dari personel Polres Bojonegoro,” ujar Reza kepada wartawan di lokasi penggeledahan, Selasa (16/7/2024).

    Setiba di dalam kantor UMC Suzuki, Satuan Khusus Pemberantasan Korupsi Kejari Bojonegoro ini langsung menyasar bidang masing-masing di ruangan yang dituju.

    Selain itu, sebanyak enam kepala desa dari empat kecamatan juga diminta wujud kerjasamanya dalam penggeledahan ini. Hingga berita ini ditayangkan, penggeledahan masih berlangsung. (**)

    Sumber: suarabanyuurip.com