Bohongi Ayahnya hingga Berbuat Nekat Sehari Setelah Vina Tewas
Cirebon,(Cakrayudha-hankam.com) – Tato Pegi Setiawan jadi bukti. Baru-baru ini sang ayah Pegi Setiawan yakni Rudi Irawan mengungkap soal tato sang anak.
Dimana menurut ayah Pegi, Rudi Irawan tato sang anak menjadi bukti bahwa anaknya tidak bersalah.
Adapun aktivitas Pegi Setiawan sehari setelah Vina dan Eky ditemukan tewas diungkap oleh ayahnya.
Rupanya Pegi Setiawan di tahun 2016 itu sempat membohongi ayahnya.
Bahkan dia melakukan suatu secara nekat karna tanpa sepengetahuan orang tua.
Hal ini adalah terkait tato di tangan Pegi Setiawan.
Diketahui, Pegi Setiawan ini memiliki tato di lengannya.
Tato di lengannya ini terlihat ketika foto penangkapannya beberapa waktu lalu beredar luas.
Sejauh ini tak belum ada foto yang memperlihatkan secara jelas seperto apa tato Pegi Setiawan ini.
Namun dari foto yang sebelumnya beredar memang sudah memperlihatkan bahwa Pegi memiliki tato di bagian lengan meski tidak terlihat detil bentuknya.
Ayah Pegi Setiawan, Rudi Irawan menjelaskan pada tanggal 28 Agustus 2016 sehari setelah kejadian kasus Vina Cirebon, Pegi meninggalkan rumah.
“Dia pergi sama temennya ke Kota Bandung,” kata Rudi Irawan seperti dikutip media ini pada Kamis (6/6/2024).
Saat dia pamit ke orang tua, Pegi Setiawan malah berbohong.
Saat itu Pegi bilang ke ayahnya bahwa dia pergi karena ingin jalan-jalan.
Sekaligus pula ingin membeli baju baru di Kota Bandung.
Namun rupanya Pegi membohongi ayahnya.
“Jalan-jalan ke Kota Bandung, itu tujuannya mau membeli baju, tapi ternyata ditato tangannya,” kata Rudi Irawan.
Rudi Irawan nampaknya menceritakan tato Pegi Setiawan ini dengan harapan menambah bukti bahwa putranya tak terlibat kasus Vina Cirebon.
Dia menjelaskan bahwa dari tato yang masih menempel di tangan Pegi ini, ada saksi teman Pegi yang menemaninya.
Termasuk ada pula saksi tempat tato yang Pegi datangi di Kota Bandung di tanggal 28 Agustus 2016 silam tersebut.
Rudi memastikan bahwa tanggal 27 – 28 Agustus 2016, Pegi Setiawan ada di Bandung.
“Bersama temannya itu. Ada (buktinya) di tangan masih ada, masih membekas, temannya ada, tahu persis” ungkap Rudi Irawan.
Diketahui, Pegi Setiawan ini merupakan salah satu pelaku yang diamankan Polda Jabar dalam kasus Vina Cirebon.
Menurut Polda Jabar, kuli bangunan Pegi ini merupakan pelaku terakhir, atau pelaku ke-9 setelah dua nama DPO dihapus atas kasus pembunuhan Vina dan Eky.
Namun sosok Pegi Setiawan ini kini masih menjadi perbincangan karena ada sebagian pihak salah tangkap.
Kasus Vina Cirebon pun kini masih runyam dan belum terang menderang setelah banyak saksi bermunculan memberikan keterangan berbeda terkait kasus Vina Cirebon tahun 2016 lalu tersebut.
CURHAT Pegi Setiawan Didatangi 2 Sosok Misterius di Polda, Ngaku Pengacara Paksa Tanda Tangan
Inilah curhat Pegi Setiawan didatangi 2 sosok misterius di Polda.
2 sosok misterius itu mengaku pengacara.
Mereka meminta Pegu menandatangani berkas dengan cara memaksa.
Pegi Setiawan merasakan adanya hal yang janggal ketika dia ditahan di Mapolda Jawa Barat.
Seperti diketahui bahwa Pegi Setiawan ditahan di Polda Jabar atas kasus Vina Cirebon yang menjeratnya.
Pegi Setiawan ini tak luput dari perbincangan kasus Vina Cirebon karena sebagian pihak beranggapan Polisi salah tangkap.
Meski begitu, Polisi tetap yakin bahwa Pegi Setiawan adalah buronan kasus Vina Cirebon yang sudah diburu sejak tahun 2016 silam.
Meski begitu, kasus Vina Cirebon masih terus menjadi perbincangan.
Sebab titik terang kasus ini belum terlihat.
Di sisi lain, kejanggalan-kejanggalan justru malah yang muncul.
Seperti yang terbaru ini dialami Pegi Setiawan ketika mendekam di tahanan Polda Jabar.
Hal ini baru diketahui pada Selasa (4/6/2024) setelah keluarga Pegi Setiawan menjenguknya ke Polda Jabar.
Kemudian hal itu diceritakan oleh ayah Pegi Setiawan, Rudi Irawan dalam tayangan iNews TV.
Rudi memastikan bahwa Pegi Setiawan di Polda Jabar masih dalam kondisi baik-baik saja.
Selain itu, Pegi juga tidak mengalami pemukulan apapun selama di tahan di Polda Jabar.
“Tapi ada satu hal yang mengganjal di Pegi itu, dia cerita ke saya,” kata Rudi Irawan.
Dia menjelaskan bahwa Pegi merasakan hal yang mengganjal ketika suatu malam dia didatangi sosok misterius.
Sosok misterius yang menemui Pegi Setiawan ini berjumlah 2 orang.
“Ada katanya ngaku-ngaku pengacara, dua (orang), dateng malem-malem pak,” terang Rudi.
Dua orang misterius tersebut meminta Pegi melakukan sesuatu.
Anehnya permintaan itu juga disertai dengan pemaksaan.
“Dia minta tanda tangan, maksa gitu. Kata anak saya gitu pak,” kata Rudi.
Dia menjelaskan bahwa Pegi tidak mengetahui siapa sebenarnya dua orang misterius tersebut.
Bahkan Pegi sendiri juga tidak diperbolehkan untuk bertanya.
“Tidak tahu pak, bahkan anak saya mau nanyain, tidak boleh pak,” ujarnya.
Ketika Pegi bertanya maksud dan tujuannya, dua pria misterius ini mengaku bermaksud membantu Pegi.
“Ini tujuannya apa ?. Katanya mau meringankan hukuman kamu, saya membantu kamu meringankan hukuman kamu. Gitu pak, kata anak saya,” ujarnya.
Saat itu dua orang misterius itu mengaku kepada Pegi sebagai utusan.
Yakni utusan kuasa hukum dari Ibu Yanti.
“Tapi saya tanya ke Ibu Yanti, enggak pak, enggak ada utusan malam-malam gitu,” tegasnya mengakhiri perbincangan bersama awak media.(Red)

