Tangan Begetar Pegang Pensil,Pegawai PT KAI Tulis Motif Habisi Istrinya Sebelum Membunuh

    0
    82

    Jakarta,(Cakrayudha-hankam.com) – Tangan begetar pegang pensil, pegawai PT KAI tulis motif habisi istrinya sebelum membunuh.

    Polisi menangkap pegawai PT Kereta Api Indonesia (KAI) yang membunuh istrinya sendiri.

    Tersangka bernama Andika Ahid Widianto (26) menganiaya istrinya, Rizky Nur Arifahmawati (27) di rumah kontrakan yang terletak di Cipinang, Pulogadung, Jakarta Timur, Minggu (30/6/2024) siang.

    Sebelum ditangkap petugas kepolisian, pelaku sempat diinterogasi warga.

    Sekretaris RT setempat, Hendra mengatakan kondisi jasad korban mengalami luka parah di wajah akibat penganiayaan.

    “Sempat ditanya berapa kali dibenturin ke tembok. (korban) Langsung muntah darah,” sambungnya seperti dilansir media ini.
    Pasangan suami istri sempat terlibat cekcok dan berujung kematian.

    “Pelaku juga ada di dalam kontrakan sama anak pertamanya, perempuan usia sekitar 8-10 bulan. Jadi tinggal di kontrakan bertiga, pelaku, almarhumah, dan anak perempuan,” tuturnya.

    Warga juga menemukan sebuah buku yang terdapat tulisan motif pelaku membunuh istrinya.

    “Ada buku yang sudah agak sobek tapi masih ada sampulnya. Katanya (Andika) buku itu kronologi pengakuan saya,” katanya.

    Pelaku menulis menggunakan pensil sebelum membunuh korban.

    “Saya coba baca cuman (tulisannya) kurang jelas, mungkin pas nulis lagi gemetar atau bagaimana. Mungkin motif (pembunuhannya) ada di situ. Katanya dia menulis,” tandasnya.

    Dugaan sementara, pelaku menganiaya korban karena ingin bercerai.

    “Katanya sudah mengurus berkas-berkas ke Pengadilan, tapi ditolak karena ada berkas yang kurang. Katanya biar dilengkapi dulu,” bebernya.

    Nenek Korban Kuak Sifat Andika

    Haryati, nenek Rizky Nur Arifahmawati (27), istri pegawai KAI yang tewas dibunuh suaminya di kontrakan Jalan Asoka, Cipinang, Jakarta Timurbuka suara.

    Rizky atau biasa disapa Kiky, ditemukan tewas di kontrakannya pada Senin (1/7/2024) kemarin oleh warga setempat.

    Warga mulanya mendengar suara gaduh dari dalam tempat tinggal Kiky, ternyata terjadi keributan sampai berujung pembunuhan yang dilakukan suaminya.

    Saat didatangi warga Rizky Nur Arifahmawati tewas bersimbah darah tanpa busana.

    Sementara Andika Ahid Widianto cuma diam terbaring di atas kasur bersama anaknya yang baru berusia 8 bulan tak jauh dari jasad Rizky Nur Arifahmawati.

    Menurut Haryati sebelum pembunuhan terjadi, Andika Ahid Widianto kerap melakukan KDRT.

    Tak cuma di-KDRT, Andika Ahid Widianto bahkan pernah menyekap Rizky Nur Arifahmawati.

    “Sebelumnya udah pernah KDRT juga cuma enggak sampai keterlaluan, kayanya suaminya ada kelainan kali, pernah di sekap juga di kontrakannya,” kata Haryati, Selasa (2/7/2024) seperti dikutip media ini beberapa waktu lalu.

    Mendapat perlakuan KDRT Kiky tidak hanya diam, dia bercerita ke keluarga sampai orang tua sempat meminta korban pulang ke rumah di Perumnas 1, Kota Bekasi.

    “Sudah disuruh pulang berkali-kali sama ibunya tapi enggak mau,” jelasnya.

    Keluarga kata Haryati, mengetahui kondisi kehidupan rumah tangga Kiky dengan suaminya yang sudah tak harmonis.

    Korban yang sudah sering mendapat perlakuan kasar ternyata masih terusa bertahan, hingga berujung petaka.

    “Tapi cucu saya itu enggak kapok-kapok, udah dibilangin jangan ke sana lagi (balik ke kontrakan tinggal bareng suami) masih balik lagi, mungkin masih cinta,” kata Haryati.

    Kini keluarga telah pasrah menerima takdir, menyerahkan sepenuhnya penanganan kasus ke pihak berwajib agar pelaku dihukum.

    “Cuma mungkin sudah takdir kali dari Yang Maha Kuasa, kita harus ikhlas, harus ridho, kita doa kan korban diterima di sisi Allah, kita serahkan ke yang berwajib aja yang nanganin itu,” tegas dia.(Red)