Sukses Bebaskan Pembajakan Kapal Casiopeia

    0
    85

    BATAM, Cakrayudha-hankam.com – Sebuah kelompok teroris telah membajak kapal Casiopeia, yang merupakan tanker gas alam cair, saat berlayar dari Laut China Selatan menuju Selat Singapura. Mereka berencana menggunakan kapal tanker tersebut sebagai bom apung untuk diledakkan di perairan Indonesia dan Singapura.

    Informasi ini diperoleh melalui kerjasama antara MSTF (Maritime Security Task Force) dari Angkatan Bersenjata Singapura (SAF) dan Pusat Komando dan Pengendalian (Puskodal) Koarmada I, yang berhasil mendeteksi keberadaan kapal tanker asing yang mencurigakan memasuki perairan perbatasan Indonesia-Singapura.

    Setelah mendapatkan informasi mengenai kekuatan musuh melalui kolaborasi antara Information Fusion Center (IFC) Singapura dan Pusat Informasi Maritim (Pusinfomar) TNI, kedua negara segera mengerahkan kapal perang untuk membatasi pergerakan musuh. Dalam waktu singkat, pasukan khusus TNI dan SAF berhasil menumpas teroris yang membajak kapal tanker tersebut, sekaligus menggagalkan rencana aksi teror mereka. Operasi militer khusus ini merupakan bagian dari latihan gabungan antara pasukan khusus TNI dan Singapura yang dikenal dengan nama Griffin Cakti 2025.

    Aksi menakjubkan dari pasukan khusus kedua negara ini disaksikan langsung oleh Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto dan Chief of Defence Force (CDF) Singapura, Vice Admiral Aaron Beng, di perairan Batam pada Rabu (4/6/2025).

    “Saya menghargai profesionalisme, semangat, kedisiplinan, dan kerjasama yang ditunjukkan selama latihan ini, serta keberanian, kekuatan, dan kualitas tinggi yang diperlihatkan oleh kedua pasukan elit yang siap mengedepankan nilai-nilai kesatuan dan kolaborasi,” ujar Panglima TNI.

    Latihan gabungan yang dimulai pada Senin (2/6) ini merupakan bukti komitmen yang kuat antara TNI dan Singapore Armed Forces (SAF) dalam menjaga keamanan kawasan. Selain itu, latihan ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas dan kapabilitas satuan operasi khusus dalam menghadapi skenario penanggulangan terorisme di wilayah perairan perbatasan, serta memperkuat interoperabilitas dan sinergi taktis. (Puspen TNI/Red-033)