Sosok Wanita Idaman Pegi Setiawan Bukan Vina Cirebon

    0
    135

    Kerap Tulis Kata Romantis tentang Rindu

     

    Cirebon,(Cakrayudha-hankam.com) – Sosok wanita idaman Pegi Setiawan ternyata bukan Vina Cirebon.

    Lewat akun media sosial Facebook, Pegi Setiawan kerap menulis kata-kata romantis untuk seorang perempuan bernama Vivi Novita.

    Vivi Novita merupakan wanita idaman Pegi Setiawan.

    Beberapa waktu lalu, Polri menunjukkan foto Pegi Setiawan dengan wanita.

    Foto itu didapat dari facebook Pegi Setiawan yang tengah dikuasai Polri.

    Wargent bertanya-tanya alasan Polri menunjukkan foto tersebut.

    Namun berdasarkan informasi wanita, itu bernama Vivi Novita.

    Dalam foto yang ditampilkan, nampak status Pegi Setiawan yang berisikan kata-kata puitis pada 26 Desember 2017.

    Terdapat foto Pegi Setiawan mengenakan hoodie berwarna merah.

    Sedangkan diduga status Facebook Pegi Setiawan pada 26 Desember 2017 bertuliskan:

    “Aku rindu cara bicaranya yang tanpa jeda, hingga aku tak mengerti apa yang ia bicarakan, namun percaya atau tidak aku selalu hafal dengan mimik wajahnya.”

    “Matanya mungkin tak menatap namun senyumnya menetap. Aku rindu cara ia mengeluh, aku rindu bagaimana ia bisa membuatku merindukannya hanya dengan hal-hal sederhana.”

    “Aku rindu dan aku tidak mau ia bertanya kenapa aku merindukannya. Kamu adalah rindu yang tidak dapat aku jelaskan…” tulis di status Facebook Pegi Setiawan.

    Selain itu, Pegi Setiawan juga pernah menulis kalimat perpisahan.

    “Nanti bila kau tak mendengar kabarku lagi, aku minta maaf karena pernah mengharapkanmu sedalam itu, tentang perasaanku untukmu.”
    “Terimakasih kau tak sedikitpun salah mendiamkanku, aku lah yang tak memahami, bahwa langit tak mampu memeluk bumi.” katanya.

    Semua status romantis itu sepertinya diperuntukan Pegi Setiawan bagi seorang wanita bernama Vivi Novita.

    Pasalnya Pegi Setiawan pernah menulis status tentang rindu Vivi Novita.

    “Vivi Novita idungnya kecil tapi ngangenin, pengen tak cubit,” tulis Pegi Setiawan.

    Dengan romantisme Pegi Setiawan tersebut, banyak netizen ragu akan tuduhan polisi yang mempersangkakan dirinya terlibat dalam kasus Vina Cirebon.

    Walau begitu, Kadiv Humas Polri Irjen Sandi Nugroho memaparkan ada banyak faktor yang membuat polisi yakin bahwa Pegi buron kasus Vina adalah Pegi Setiawan.

    Misalnya, kata Irjen Sandi Nugroho, pernyataan terpidana kasus Vina saat ditunjukan foto Pegi Setiawan.

    “Ini adalah foto Pegi tahun 2016, diambil penyidik saat penggerebekan di foto dan ditunjukan pelaku, dalam BAP disebut iya Pegi ini pelakunya,” kata Irjen Sandi Nugroho.

    Selain itu menurut Irjen Sandi Nugroho mengatakan Pegi Setiawan merupakan hasil penyaringan dari 19 nama Pegi.

    “Siapa sih yang punya nama Pegi, ada 19 nama satu per satu didalamin, sampai akhirnya ketemulah ini di satu tempat Kabupaten Bandung,” kata Irjen Sandi Nugroho.

    Keyakinan polisi makin bulat saat mengetahui gelagat aneh dari ayah Pegi Setiawan, Rudi Irawan.

    Rudi Irawan memperkenalkan Pegi Setiawan dengan nama Robi pada ibu kos di Bandung.

    “Bapaknya Pegi memperkenalkan Pegi bukan sebagai Pegi tapi sebagai Robi yang dibilang keponakan dia.”

    “Kalau memang itu anaknya dan tidak ada masalah kenapa harus pakai nama lain,” kata Irjen Sandi Nugroho.

    Kuasa Hukum Tanggapi Foto Pegi Setiawan
    Sementara itu, Kuasa Hukum Pegi Setiawan, Sugianti Iriani menanggapi foto Pegi dan keluarga yang dijadikan alat bukti dalam kasus Vina Cirebon.

    Sebelumnya, Kadiv Humas Polri Irjen Sandi Nugroho menunjukkan foto Pegi dan dua wanita.

    Sugianti menegaskan, foto Pegi yang ditunjukkan Irjen Sandi tidak ada korelasi dengan perkara kasus Vina Cirebon.

    Ia menjelaskan, pada foto tersebut Pegi berfoto bersama dua saudaranya di sebuah hajatan.

    “Kelihatan banget ya kalau pihak kepolisian memaksakan diri untuk P21 atau bukti sudah lengkap,” ujar Sugianti dalam tayangan Kompas TV, Jumat (21/6/2024).

    “Itu kan foto keluarga yang tidak ada korelasinya dengan pembunuhan Vina dan Eky.”

    Sugianti menjelaskan, foto itu diambil pada 2015 silam. Saat itu, Pegi berfoto bersama dua tantenya pada acara keluarga.

    “Itu foto Pegi di tahun 2015, berfoto dengan adik-adik ibunya. Itu tantenya Pegi, mereka berfoto di hajatan adik ibunya Pegi,” ujarnya.

    “Itu foto keluarga tidak ada korelasinya dengan pembunuhan.”

    Ia menduga polisi tengah berupaya menggiring opini bahwa Pegi benar-benar pembunuh Vina dan Eky.

    Menurut Sugianti, Pegi tidak pernah mengenal Vina.

    Karena itu, ia tetap membantah bahwa kliennya terlibat pembunuhan sadis itu.

    “Kalau pun itu misalnya foto Pegi bersama orang lain, apa tujuannya? Kan enggak ada korelasinya. Apa mau menggiring opini kalau Pegi banyak ceweknya kemudian Pegi sakit hati ditolak lalu terjadi pembunuhan terhadap Vina?” jelas Sugianti.

    “Padahal Pegi sama Vina kan enggak kenal, enggak ada hubungan apa-apa. Kalau mau diarahkan ke dendam atau pembunuhan berencana kan seharusnya kenal.”

    Sugianti juga menyinggung kejanggalan lain terkait identitas Pegi.

    Ia menegaskan, alamat rumah Pegi berbeda dari DPO kasus Vina yang pernah dirilis pihak kepolisian.

    “Pegi kan rumahnya di Kepongpongan, DPO rumahnya di Banjarwangunan, kan jauh banget. Udah berapa kecamatan itu dilewati,” ujarnya.

    “Seolah-olah polisi mau memaksakan diri bahwa Pegi pembunuhnya.”

    Sugianti meminta pihak kepolisian untuk tak asal tangkap dalam perkara ini.

    Sebab, ancaman bagi pelaku dalam perkara ini adalah penjara seumur hidup atau hukuman mati.

    “Ini perkara bukan main-main, ancamannya hukuman mati. Jadi tolong menghukum orang yang tidak bersalah,” katanya

    Susno Duadji Tak Paham Maksud Polri
    Eks Kabareskrim Polri, Komjen (Pol) Purnawirawan Susno Duadji menilai foto itu masih lemah untuk dijadikan alat bukti.

    Bahkan, ia mengaku masih tidak jelas maksud Polri menunjukkan foto tersebut.

    Susno menanti-nanti apa yang ingin disampaikan Sandi Nugroho terkait foto Pegi yang ditunjukkannya.

    Akan tetapi, pria yang pernah mengemban jabatan sebagai Kapolda Jawa Barat di tahun 2008 itu masih belum menemukan jawaban.

    “Sayang, kita menunggu-nunggu foto itu Pegi Setiawan sedang apa?” tanya Susno seperti dilansir media ini dari Youtube Channel-nya yang tayang pada Jumat (21/6/2024).

    Sebab, foto itu tidak menjelaskan bahwa Pegi Setiawan terlibat dalam pembunuhan tersebut.

    “Tidak dijelaskan apa Pegi Setiawan sedang merencanakan pembunuhan atau sedang melakukan pembunuhan atau sedang melakukan pemerkosaan karena pasal yang disangkakan. Jadi hanya foto yang dilihatkan,” katanya lagi.

    Susno melihat tanpa adanya alat bukti forensik, penetapan Pegi Setiawan sebagai tersangka kurang kuat.

    Kendati demikian, ia berharap agar pihak kepolisian sudah mengantongi cukup bukti kuat sebelum sidang praperadilan yang dihelat pada Senin (24/6/2024) mendatang.

    “Kalau tanpa alat bukti forensik. Berdasarkan visum, laporan polisi dan sebagainya itu saya rasa kurang kuat untuk menentukan Pegi Setiawan sebagai tersangka.”

    “Tapi apapun juga kita tunggu dengan sabar,” pungkasnya mengakhiri perbincangan bersama awak media.(Red)