Sosialisasi Perundungan, SDN Rowokangkung 05 dan TNI Ciptakan Lingkungan Belajar Aman

    0
    100
    SINERGI SEMUA PIHAK: Siswa SDN Rowokangkung 05 saat menerima sosialisasi bahaya perundungan (bullying) dari Babinsa Koramil 0821-16/Rowokangkung, Koptu Heru Suprayitno, Rabu (5/2/2025). [Foto: Pendim 0821/Lumajang]

    LUMAJANG, Cakrayudha-hankam.com – Guna menciptakan lingkungan belajar yang aman dan nyaman, lembaga pendidikan bersama Tentara Nasional Indonesia (TNI)n di Kabupaten Lumajang, Jawa Timur, bersinergi mengantisipasi terjadinya perundungan (bullying) di kalangan siswa.

    Kali ini, Sekolah Dasar Negeri (SDN) Rowokangkung 05 Lumajang berkolaborasi dengan Bintara Pembina Desa (Babinsa) Rowokangkung Komando Rayon Militer (Koramil) 0821-16/Rowokangkung dalam memberikan sosialisasi kepada siswa mengenai bahaya bullying dan pentingnya kedisiplinan.

    Kepala SDN Rowokangkung 05, Sri Suharini, mengungkapkan rasa terima kasihnya atas kegiatan sosialisasi yang digelar pada Rabu (5/2/2025).

    Sri berharap, kegiatan ini dapat memberikan dampak positif bagi para siswa, sehingga siswa lebih memahami bagaimana cara berinteraksi yang baik dengan teman-teman dan menciptakan suasana sekolah yang lebih inklusif.

    “Kami sangat berterima kasih atas sosialisasi yang diberikan Babinsa. Ini sangat bermanfaat bagi siswa agar mereka lebih memahami dampak buruk bullying dan pentingnya menjaga sikap disiplin dalam kehidupan sehari-hari,” ujar Sri.

    Sementara itu, Babinsa Rowokangkung Kopral Satu (Koptu) Heru Suprayitno dalam sesi sosialisasi bullying tersebut menjelaskan kepada para siswa tentang bahaya bullying dan dampak negatifnya terhadap kesehatan mental dan perkembangan anak.

    Koptu Heru juga menekankan bahwa pencegahan bullying memerlukan peran aktif dari semua pihak, termasuk para guru, orang tua, dan masyarakat.

    “Kegiatan ini juga sebagai bentuk edukasi dalam melakukan pencegahan perundungan di lingkungan anak-anak. Oleh karena itu, perlu adanya sinergi dari semua pihak, sehingga kasus bullying di lingkungan pendidikan maupun di masyarakat dapat dicegah,” tutup Koptu Heru.

    Melalui kegiatan ini, diharapkan siswa SDN Rowokangkung 05 dapat mengaplikasikan nilai-nilai penghargaan terhadap sesama, serta menciptakan suasana belajar yang kondusif dan bebas dari perundungan. Ini juga menjadi langkah awal dalam membangun generasi muda yang lebih disiplin dan penuh empati. (Red-050)

     

    Sumber: Pendim 0821/Lumajang