Skenario Dadakan, Pasukan Pelopor Korps Brimob Simulasi Siaga Bencana Megathrust

    0
    103
    Unit SAR Resimen I Pasukan Pelopor Korps Brimob Polri melakukan Simulasi Siaga Bencana Gempa Megathrust di Desa Karang Tengah, Kecamatan Babakan Madang, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Senin (4/11/2024). [Foto: humas.polri.go.id]

    BOGOR, Cakrayudha-hankam.com – Dengan skenario dadakan, Unit Search and Rescue (SAR) Resimen I Pasukan Pelopor Korps Brigade Mobil (Brimob) Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) melakukan Simulasi Siaga Bencana Gempa Megathrust yang dilaksanakan di Desa Karang Tengah, Kecamatan Babakan Madang, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Senin (4/11/2024).

    Dalam Simulasi Siaga Bencana Gempa Megathrust tersebut, diawali dengan pelaksanaan Panggilan Luar Biasa (PLB) atas terjadinya Gempa Bumi Megathrust di wilayah Kabupaten Bogor. Tim SAR beserta perlengkapan dan peralatan SAR langsung berangkat menuju lokasi, dipimpin oleh Komandan Batalyon D Resimen I Pasukan Pelopor, Kompol Muhadi, S.H., M.H.

    Unit SAR Batalyon D setibanya di lokasi kejadian langsung Mapping Lokasi untuk pembuatan Posko Darurat Bencana dan pendirian tenda. Selanjutnya, Pasi Ops Batalyon D Resimen I Pasukan Pelopor memerintahkan Danki SAR segera mengirimkan Tim 1 SAR dipimpin Ipda Sugiran menyiapkan Unit SAR dan untuk mengevakuasi masyarakat yang menjadi korban bencana di desa terisolir karena akses masuk terputus.

    Menurut laporan dari Tim 1 SAR, ada korban berjumlah tiga orang mengalami luka berat dan ringan yang membutuhkan pertolongan dan kurangnya bahan makanan.

    Kemudian, Danki SAR memerintahkan Tim 2 untuk menjemput korban bencana di desa terisolir dipimpin oleh Ipda Suprapto. Namun, dalam perjalanan menuju lokasi Tim 2 SAR menghadapi penghadangan oleh warga terdampak bencana agar Bahan Makanan (BAMA) diturunkan. Lalu Tim 2 SAR melaporkan situasi ke Posko dan Pasiops memerintahkan Danki untuk menggerakan Tim Pengawalan BAMA.

    Danki SAR mengirim Tim Pengawalan BAMA sebanyak 8 personel yang dipimpin oleh Aiptu Budi Hartanto. Dilanjutkan dengan Tim Pengawalan melaksanakan negosiasi kepada masyarakat dan menurunkan beberapa BAMA untuk para korban bencana. (Red-050)

     

    Sumber: humas.polri.go.id