Siswi SMP di Jakbar jadi Korban Begal Modus Orang Tua Kecelakaan

    0
    111

    Jakarta,(Cakrayudha-hankam.com) – Seorang siswi SMPN 101 Jakarta Barat menjadi korban begal dengan modus orangtuanya mengalami kecelakaan. Tak butuh waktu lama bagi Subdit Jatanras Polda Metro Jaya untuk meringkus pelaku.

    Kabid Humas Polda Metro Jaya, Ade Ary Syam Indradi mengatakan, pelaku bernama Faisal (24). Ia memantau anak yang baru diantar oleh orangtuanya ke sekolahnya di kawasan Palmerah, Jakarta Barat.

    Setelah korban masuk pagar, pelaku meminta penjaga sekolah memanggil anak tersebut karena orangtuanya kecelakaan.

    Peristiwa ini sendiri terjadi pada Kamis (25/7) dan Polda Metro Jaya menerima laporan pada (26/7).

    “Nah, si korban datang diberi penjelasan bahwa ibu kamu mengalami kecelakaan. Karena panik, korban meminta kepada tersangka untuk diantarkan,” ujar Ade dalam jumpa pers di Mapolda Metro Jaya, Jakarta, Jumat (2/8).

    Korban yang panik kemudian dibawa pelaku dengan motor. Setelah itu, korban dibawa ke sebuah Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) di dekat gedung DPR/MPR RI, Jakarta. Di sana, korban dianiaya, diancam, lalu diambil barang berharganya.

    “Diancam dengan menggunakan cutter oleh tersangka ke lehernya, kemudian korban mencoba melawan sehingga jatuh. Kemudian, rambut korban diinjak, mulut korban dibekap, kemudian diambil barang-barang milik korban antara lain handphone, cincin, dan anting saat korban hampir tak sadarkan diri,” ujar dia.

    Barang-barang curian telah dijual oleh pelaku. Menurut Ade, kini Polda Metro Jaya sedang menelusuri penadah barang-barang curian ini.

    Pelaku telah ditangkap Subdit Jatanras Ditreskrimum Polda Metro Jaya di sebuah kos-kosan daerah Bendungan Hilir, Jakarta pada Rabu (1/8). Pelaku ditangkap beserta beberapa barang bukti.

    Ia dijerat Pasal 365 KUHP Tentang Pencurian Dengan Kekerasan, dengan ancaman penjara 7 tahun.(Red)