TEMANGGUNG, Cakrayudha-hankam.com – Dalam rangka menyambut Hari Raya Tri Suci Waisak 2569 Buddhist Era / 2925, ritual pengambilan air suci di mata air Jumprit, Desa Tegalrejo, berlangsung dengan khidmat dan aman. Kegiatan ini didukung oleh pengawalan ketat dari Babinsa Koramil 04/Ngadirejo yang dipimpin oleh Pelda Novi Iriyanto, beberapa waktu lalu.
Sebagai bagian dari tugas kewilayahan, Babinsa memberikan dukungan penuh untuk memastikan kelancaran dan keamanan acara keagamaan umat Buddha. Acara ini dihadiri oleh rombongan biksu Tudong dari Thailand, serta perwakilan dari Sangha Theravada, Mahayana, FZF Kasogatan, Palpung, dan MBMI Jakarta.
Kegiatan ini juga melibatkan DPD WALUBI Provinsi Jawa Tengah, Kementerian Agama Kabupaten Temanggung, DPD WALUBI Kabupaten Temanggung, Paguyuban Kusuma Hondro Wino Kraton Surakarta Hadiningrat, serta relawan dan simpatisan umat Buddha dari berbagai daerah.
Pelda Novi Iriyanto menekankan bahwa kehadiran TNI melalui Babinsa adalah wujud komitmen dalam menjaga stabilitas wilayah serta memastikan setiap warga negara dapat melaksanakan ibadah dengan aman dan nyaman. Pengamanan ini bukan sekadar tugas, melainkan juga bagian dari upaya menjaga keharmonisan antarumat beragama dan menunjukkan bahwa negara hadir untuk semua, jelas Pelda Novi saat kegiatan berlangsung.
Ritual pengambilan air suci ini merupakan elemen penting dalam perayaan Waisak, di mana air tersebut akan dibawa ke Candi Borobudur untuk prosesi puncak. Dengan partisipasi aktif Babinsa, kegiatan ini berlangsung dengan tertib, lancar, dan penuh khidmat, mencerminkan sinergi yang kuat antara TNI, pemerintah, tokoh agama, dan masyarakat. (Red-033)

