Sinergi dan Inovasi Menuju Demak Semakin Bermartabat

    0
    91

    DEMAK, Cakrayudha-hankam.com – Letkol Kav Maryoto, S.E., M.Si., M.M., the Commander of Kodim 0716/Demak, attended an event organized by the Demak Regency Government for the Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) RKPD for the year 2026, as well as the Public Consultation Forum (FKP) for the initial draft of the RPJMD 2025-2029. This event took place at the Pendopo of Demak on Wednesday, March 26, 2025. It served as a strategic platform for formulating regional development policy directions, engaging various stakeholders to create a more effective and participatory planning process.

    Kepala Bapperida Demak, Masbahatun Niamah, S.Si., menekankan pentingnya forum ini dalam merumuskan perencanaan pembangunan yang berbasis data dan aspirasi masyarakat. Dengan adanya dokumen perencanaan yang berkualitas, diharapkan pembangunan daerah dapat berlangsung lebih berkelanjutan dan memberikan dampak positif bagi kesejahteraan masyarakat.

    Dalam sambutannya, Bupati Demak, dr. Hj. Esti’anah, S.E., menyatakan bahwa Kabupaten Demak masih menghadapi berbagai tantangan dalam proses pembangunan. Oleh karena itu, inovasi dan optimalisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD) menjadi kunci untuk mendukung pembangunan berkelanjutan dan meningkatkan daya saing daerah.

    Sekretaris Daerah Kabupaten Demak, Akhmad Sugiharto, S.T., M.T., dalam presentasinya mengungkapkan bahwa RPJMD 2025-2029 menargetkan pertumbuhan ekonomi antara 5,5% hingga 6,3%, penurunan tingkat kemiskinan hingga 7,79%, serta peningkatan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) menjadi 78,95 pada tahun 2030. Dengan sinergi dan inovasi yang kuat, Pemerintah Kabupaten Demak optimis dapat mencapai pembangunan yang inklusif dan berfokus pada kesejahteraan masyarakat.

    Ketua DPRD Kabupaten Demak, H. Zayinul Fata, S.E., yang mengikuti acara secara virtual melalui Zoom, menekankan pentingnya kelanjutan pembangunan infrastruktur dan peningkatan layanan publik. Ia juga menggarisbawahi perlunya perhatian khusus terhadap wilayah pesisir dan sektor pertanian, yang merupakan pilar utama perekonomian daerah. Sejalan dengan visi pembangunan daerah, prioritas untuk tahun 2026 mencakup peningkatan kualitas layanan pendidikan dan kesehatan, pemulihan ekonomi melalui pemberdayaan UMKM dan sektor produktif lainnya, serta pembangunan infrastruktur strategis.

    Perwakilan Bappeda Provinsi Jawa Tengah hadir untuk memberikan arahan mengenai sinergi antara kebijakan pembangunan daerah dan provinsi. Diharapkan, kolaborasi yang erat ini dapat mempercepat pencapaian target pembangunan dan memastikan bahwa program-program daerah sejalan dengan kebijakan nasional dan provinsi.

    Acara ini dihadiri oleh Bupati dan jajaran Pemerintah Kabupaten Demak, Perwakilan Bappeda Provinsi Jawa Tengah, serta 320 peserta dari berbagai sektor. Melalui forum ini, diharapkan dapat disusun perencanaan pembangunan yang lebih inovatif, efektif, dan berfokus pada kemajuan serta kesejahteraan masyarakat Kabupaten Demak. (Pendim 0716/Red-033)