Denpasar – Cakrayudha-hankam.com – Cakra Yudha Hankam melaksanakan kunjungan silaturahmi ke Puri Mas Tebeng, Banjar Balun, Denpasar, Senin malam (19/01/2026). Kunjungan tersebut diwakili oleh Kepala Perwakilan Wilayah (Kaperwil), Koordinator Liputan (Korlip), sejumlah jurnalis, serta perwakilan firma hukum Cakra Yudha Hankam.

Rombongan diterima langsung oleh tokoh pinisepuh puri yang juga dikenal sebagai spiritualis dan budayawan, bersama anggota Paiketan (Paguyuban) Sathya Buddhi Pancasila. Pertemuan berlangsung dalam suasana hangat dan penuh kekeluargaan, dengan dihadiri sekitar 50 anggota paguyuban.
Dalam kesempatan tersebut, sesepuh Sathya Buddhi Pancasila, Anak Agung Wisnu Murti atau yang akrab disapa Guru Murti, memaparkan sejarah serta visi dan misi berdirinya paguyuban.
Ia menjelaskan bahwa Sathya Buddhi Pancasila berkomitmen menjadikan Pancasila sebagai landasan berpijak, sumber perjuangan, serta spirit batin dalam kehidupan bermasyarakat.
“Pancasila tidak hanya dipahami sebagai teori, tetapi dihayati sebagai karakter diri yang dapat dipraktikkan dan disinergikan dalam kehidupan masyarakat luas,” ujar Guru Murti.
Lebih lanjut, ia menegaskan harapannya agar masyarakat mampu memahami Pancasila secara batiniah sehingga semakin kokoh dalam menjalankan ideologi Pancasila sebagaimana dicita-citakan oleh para pendiri bangsa, khususnya Ir. Soekarno. Ia juga menekankan bahwa Paguyuban Sathya Buddhi Pancasila tidak terlibat dalam politik praktis.
“Di dalam paguyuban ini terdapat beragam latar belakang profesi, mulai dari akademisi, pinandita, TNI, Polri, wartawan, hingga budayawan. Fokus kami adalah menumbuhkan kesadaran nilai-nilai Pancasila,” pungkasnya.
Pertemuan silaturahmi tersebut ditutup dengan doa bersama. Kepala Perwakilan Wilayah Cakra Yudha Hankam, I Wayan Sudarsana atau Jro Wayan, menyampaikan ucapan terima kasih kepada para sesepuh puri dan seluruh anggota Paiketan Sathya Buddhi Pancasila atas sambutan hangat serta kesempatan untuk berdialog dan bertatap muka secara langsung.
(Ymk)

