Sidoarjo Batal Jadi Tuan Rumah Piala AFF U-23

    0
    108

    Masih Berpeluang Gelar Kualifikasi Piala Asia

     

    SIDOARJO, Cakrayudha-hankam.com – Kabupaten Sidoarjo dipastikan tidak akan menjadi tuan rumah ASEAN U-23 Championship atau Piala AFF U-23 2025. Keputusan ini diumumkan secara resmi oleh PSSI melalui situs resminya pada Sabtu malam, 19 April.

    “PSSI telah memilih Stadion Utama Gelora Bung Karno di Jakarta dan Stadion Patriot Candrabhaga di Bekasi sebagai lokasi penyelenggaraan Mandiri ASEAN U-23 Championship 2025,” demikian bunyi keterangan resmi PSSI.

    Turnamen ini dijadwalkan berlangsung dari 15 hingga 31 Juli 2025, dengan 12 negara yang akan berpartisipasi dan dibagi ke dalam tiga grup.

    Meskipun Sidoarjo tidak terpilih sebagai tuan rumah, Kota Delta masih memiliki kesempatan untuk terlibat dalam ajang internasional. Stadion Gelora Delta telah diajukan kembali sebagai salah satu venue untuk Kualifikasi Piala Asia U-23 2026.

    Saat ini, PSSI telah mengajukan tawaran untuk menjadi tuan rumah dan menyiapkan Stadion Gelora Delta Sidoarjo di Jawa Timur sebagai salah satu lokasi pertandingan, demikian pernyataan dari PSSI.

    AFC (Konfederasi Sepak Bola Asia) akan mengumumkan tuan rumah untuk Kualifikasi Piala Asia U-23 2026 pada akhir April mendatang. Sementara itu, proses pengundian grup dijadwalkan berlangsung pada bulan Juni.

    Kualifikasi ini akan dibagi menjadi beberapa grup, masing-masing terdiri dari empat hingga lima tim dari berbagai negara di Asia.

    Putaran final Piala Asia U-23 2026 direncanakan akan berlangsung di Arab Saudi, dari tanggal 7 hingga 25 Januari 2026.

    Timnas Indonesia U-23 berkomitmen untuk mempersiapkan diri dengan serius menjelang ajang tersebut. Di bawah asuhan Gerald Vanenburg, tim ini menargetkan hasil terbaik dalam kompetisi bergengsi tingkat Asia ini.

    Sebelumnya, Ketua PSSI Erick Thohir mengumumkan bahwa Sidoarjo akan menjadi tuan rumah Piala AFF U-23 2025. Namun, pembatalan tersebut terjadi hanya beberapa hari setelah pernyataan Erick Thohir.

    Di sisi lain, Dinas Olahraga dan Pariwisata (Disporapar) juga telah mengumumkan tarif baru untuk penggunaan stadion. (Red-033)