PAPUA, Cakrayudha-hankam.com – Keceriaan terpancar dari wajah polos anak-anak SD Rimba ST Aloysius Mumugu, Kabupaten Asmat, Papua. Di tengah tantangan dan keterbatasan hidup di daerah terpencil, mereka menerima kejutan istimewa pada Jumat (21/3/2025). Kehadiran prajurit Satgas Yonif 733/Masariku tidak hanya membawa rasa aman, tetapi juga menunjukkan kepedulian melalui penyediaan makanan bergizi gratis.
Lebih dari sekadar hidangan, acara ini menjadi simbol kasih sayang dan harapan bagi generasi penerus bangsa. Sebanyak 130 siswa dengan antusias menikmati makanan yang disajikan, merasakan kebahagiaan dalam setiap suapan yang disertai tawa dan sukacita.
Makanan Bergizi, Investasi untuk Masa Depan
“Kami ingin melihat anak-anak Papua tumbuh sehat dan cerdas,” kata Letkol Inf Julius Jongen Matakena, Dansatgas Yonif 733/Masariku. “Nutrisi yang baik adalah kunci untuk mewujudkan impian mereka.”
Di tengah keterbatasan akses terhadap gizi yang memadai, kehadiran prajurit TNI menjadi sumber harapan. Kegiatan ini tidak hanya sekadar memenuhi kebutuhan perut, tetapi juga menanamkan semangat dan kepedulian bahwa anak-anak Papua berhak mendapatkan kehidupan yang lebih baik.
Seorang guru tidak dapat menyembunyikan rasa harunya. “Terima kasih, Bapak-bapak TNI. Makanan ini bukan hanya soal kenyang, tetapi juga merupakan bentuk kasih sayang bagi anak-anak kami,” ujarnya dengan mata yang berkaca-kaca.
TNI: Sahabat dan Mitra Pembangunan
Melalui program Pembinaan Teritorial, Satgas Yonif 733/Masariku berkomitmen untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat Papua. Mereka tidak hanya berfungsi sebagai penjaga keamanan, tetapi juga sebagai sahabat dan mitra pembangunan yang hadir dengan niat tulus.
Pangkoops Habema, Mayjen TNI Lucky Avianto, menekankan pentingnya perhatian terhadap anak-anak Papua. “Setiap anak berhak untuk tumbuh sehat, cerdas, dan berprestasi. Dengan sepenuh hati, para prajurit berusaha memberikan yang terbaik demi masa depan mereka.”
Di sudut Papua yang jauh dari keramaian kota, kisah tentang kepedulian ini menjadi bukti bahwa dengan tangan yang peduli, masa depan yang lebih cerah dapat terwujud.
Authentication:
(Dansatgas Media HABEMA, Letkol Inf Iwan Dwi Prihartono/Red-033)

