Sentuhan Marinir di Yahukimo

    0
    75

    Membangun Kebersamaan dan Rasa Aman di Perbatasan

     

    YAHUKIMO, Cakrayudha-hankam.com – Kampung Tomon di Kabupaten Yahukimo, Papua, merasakan kehangatan dari prajurit TNI yang bertugas di perbatasan. Pada Jumat (30/5/2025), kegiatan Komunikasi Sosial (Komsos) yang diadakan oleh personel Pos PJPR Satgas Pamtas RI-PNG Mobile Yonif 1 Marinir disambut antusias oleh masyarakat setempat. Kegiatan ini tidak hanya merupakan bagian dari rutinitas pengamanan perbatasan, tetapi juga berfungsi sebagai jembatan emosional yang menghubungkan prajurit dengan warga.

    Dengan mengenakan seragam loreng kebanggaan, para Marinir tidak hanya fokus pada tugas pengamanan, tetapi juga aktif berinteraksi dengan masyarakat, memberikan bantuan, dan mendengarkan aspirasi mereka. Kehadiran mereka membawa rasa damai dan harapan baru bagi komunitas setempat.

    Seorang warga setempat mengungkapkan rasa terima kasihnya dengan tulus, “Terima kasih, Bapak Marinir, atas bantuan yang diberikan. Semoga Tuhan memberkati, dan semoga situasi di wilayah ini selalu aman, Bapak.” Ucapan tersebut mencerminkan harapan besar masyarakat akan kehadiran TNI di tengah-tengah mereka.

    Komandan Satgas Yonif 1 Marinir, Letkol Marinir Siswanto, menekankan bahwa tanggung jawab mereka tidak hanya terbatas pada pengamanan perbatasan, tetapi juga mencakup perhatian terhadap kesejahteraan masyarakat di sekitarnya. “Kami memanfaatkan kesempatan ini untuk mendukung masyarakat melalui kegiatan teritorial yang nyata,” ungkap Letkol Siswanto, menegaskan bahwa pengamanan perbatasan harus sejalan dengan upaya pemberdayaan masyarakat.

    Kegiatan komunikasi sosial (Komsos) ini menjadi bukti konkret bahwa TNI, khususnya Marinir, hadir sebagai bagian dari solusi, bukan sekadar sebagai penjaga. Mereka terlibat langsung dalam kehidupan warga, memahami tantangan yang dihadapi, dan memberikan dukungan yang nyata. Kehadiran mereka tidak hanya menciptakan rasa aman, tetapi juga memperkuat rasa kebersamaan antara prajurit dan masyarakat.

    Mayor Jenderal TNI Lucky Avianto, Panglima Komando Operasi Habema, menyampaikan apresiasi terhadap semangat prajurit. Ia menekankan bahwa hubungan erat antara TNI dan rakyat merupakan kekuatan utama yang perlu dijaga. “Kehadiran prajurit di tengah masyarakat bukan hanya untuk mengamankan wilayah, tetapi juga untuk menjadi bagian dari keluarga mereka. TNI akan terus berupaya membangun kedekatan dan kepercayaan dengan masyarakat, karena sesungguhnya, kekuatan utama kita adalah rakyat,” ungkap Mayjen TNI Lucky Avianto.

    Momen di Kampung Tomon ini menunjukkan komitmen TNI dalam menjaga keutuhan wilayah sekaligus mempererat hubungan dengan masyarakat. Ini adalah contoh nyata bahwa TNI tidak hanya berfungsi sebagai penjaga negara, tetapi juga sebagai pelayan yang mengabdi kepada rakyat.

    Authentication:
    (Dansatgas Media HABEMA, Letkol Inf Iwan Dwi Prihartono/Red-033)