Sentuhan Kemanusiaan di Perbatasan

    0
    69

    Prajurit Marinir TNI Gelar Pengobatan Gratis Untuk Warga Papua

     

    PAPUA, Cakrayudha-hankam.com – Di tengah tantangan kehidupan di kawasan perbatasan Papua, di mana akses ke fasilitas kesehatan masih sangat terbatas, sekelompok prajurit hadir untuk tidak hanya menjaga kedaulatan negara, tetapi juga memperhatikan kesejahteraan masyarakat. Pada Rabu (23/04/2025), Satgas Pamtas RI-PNG Mobile Yonif 1 Marinir mengadakan pengobatan gratis di Distrik Dekai, Kabupaten Yahukimo, Papua Pegunungan.

    Kegiatan ini merupakan bukti nyata kepedulian TNI terhadap kesehatan masyarakat di daerah perbatasan yang sering mengalami kesulitan dalam mendapatkan layanan medis. Para prajurit Marinir dengan sigap melakukan pemeriksaan kesehatan bagi warga yang hadir, memberikan pengobatan, serta memberikan edukasi mengenai pentingnya menjaga kesehatan melalui pola hidup yang sehat.

    Letkol Marinir Siswanto, Dansatgas Yonif 1 Marinir, menjelaskan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk mempererat hubungan antara TNI dan masyarakat, serta membantu meringankan beban mereka yang jarang mendapatkan akses layanan medis. “Kami ingin memberikan dukungan kepada masyarakat di sini tidak hanya dalam hal keamanan, tetapi juga kesehatan. Kegiatan pengobatan ini merupakan bagian dari upaya kami untuk membangun kedekatan dan memberikan manfaat langsung kepada masyarakat di daerah perbatasan,” ungkapnya dengan penuh empati.

    Lebih dari sekadar pemeriksaan fisik, kegiatan ini juga menyampaikan pesan edukatif kepada warga. Para prajurit memberikan informasi penting mengenai cara mencegah penyakit, pentingnya pemeriksaan kesehatan secara rutin, serta tips untuk menjaga pola makan yang sehat. Bagi masyarakat yang sebelumnya tidak pernah mendapatkan akses edukasi semacam ini, kesempatan ini menjadi momen berharga untuk meningkatkan kesadaran akan kesehatan mereka.

    Pangkoops Habema, Mayjen TNI Lucky Avianto, memberikan apresiasi terhadap kegiatan tersebut dan menekankan pentingnya kolaborasi antara TNI dan masyarakat dalam meningkatkan kualitas hidup warga. “Kegiatan ini adalah langkah yang sangat positif. Selain menjaga keamanan, kegiatan ini juga memberikan dampak langsung pada kesejahteraan masyarakat. Kami berharap program pengobatan seperti ini dapat berlanjut dan memperkuat hubungan antara TNI dan masyarakat di wilayah perbatasan,” tegas Mayjen Avianto.

    Dengan adanya pengobatan gratis ini, warga Distrik Dekai merasa lebih diperhatikan, dan semangat untuk menjaga kesehatan semakin tumbuh di kalangan masyarakat. Para prajurit Marinir tidak hanya bertugas menjaga perbatasan, tetapi juga berupaya membangun rasa persaudaraan dan meningkatkan kualitas hidup warga di Papua.

    Sumber:
    (Dansatgas Media HABEMA, Letkol Inf Iwan Dwi Prihartono/Red-033)