PAPUA, Cakrayudha-hankam.com – Di tengah sejuknya pegunungan Puncak, Papua Tengah, terdapat kehangatan yang tidak berasal dari api unggun, melainkan dari ikatan persaudaraan yang kuat. Satgas Yonif 700/Wira Yudha Cakti (Wyc) kembali membuktikan bahwa keberadaan mereka bukan hanya sebagai penjaga keamanan, tetapi juga sebagai keluarga bagi masyarakat Papua.
Lebih dari Sekadar Kunjungan, Sebuah Bentuk Kepedulian
Rabu, 12 Maret 2025, menjadi hari yang berarti bagi warga Kampung Aminggaru. Para prajurit Satgas Yonif 700/Wyc melaksanakan “Safari Honai”, sebuah inisiatif yang membawa sentuhan kasih dan perhatian kepada masyarakat, terutama kepada para tokoh adat.
Kunjungan ini bukanlah sekadar acara biasa; mereka datang dengan semangat yang tulus, membawa paket sembako sebagai lambang persaudaraan. Di dalam Honai, rumah adat khas Papua, para prajurit tidak hanya memberikan bantuan, tetapi juga mendengarkan, memahami, dan merangkul masyarakat sebagai bagian dari keluarga.
“Safari Honai ini merupakan wujud nyata dari kemanunggalan TNI dengan rakyat,” kata Pasi Ter Satgas Yonif 700/Wyc. “Kami ingin memperkuat ikatan kekeluargaan yang telah terjalin dan hadir sebagai bagian dari solusi bagi masyarakat.”
Ketulusan yang Menggerakkan Hati
Lettu Inf Warda, koordinator kegiatan, menekankan bahwa misi ini lebih dari sekadar memberikan bantuan—ini adalah upaya untuk memahami secara langsung tantangan yang dihadapi oleh masyarakat.
“Kami berusaha untuk menjadi solusi, membantu meringankan beban saudara-saudara kita di sini. Ini bukan hanya sekadar bantuan, tetapi juga wujud kepedulian yang tulus dari hati,” jelasnya.
Momen yang mengharukan terjadi ketika Bapak Niko Kogoya, seorang Ketua Adat di Aminggaru, menerima bantuan dengan mata yang berkaca-kaca.
“Sudah sebulan saya hanya berada di rumah tanpa pekerjaan. Terima kasih, Bapak Tentara, telah datang ke Honai kami dan memberikan sembako,” ujarnya dengan suara bergetar.
Di dalam Honai yang sederhana, terjalin kehangatan melalui obrolan, tawa, dan kisah kehidupan. Prajurit Yonif 700/Wyc hadir bukan hanya sebagai pemberi bantuan, tetapi juga sebagai pendengar, penyemangat, dan keluarga bagi masyarakat Papua.
TNI Hadir, Membawa Harapan
Pangkoops Habema Mayjen TNI Lucky Avianto menegaskan bahwa kunjungan ini bukan sekadar seremoni, melainkan sebuah wujud nyata dari kepedulian dan kasih sayang.
“Kehadiran TNI tidak hanya untuk menjaga keamanan, tetapi juga untuk membangun persaudaraan dan memberikan harapan bagi masyarakat Papua,” tegasnya.
Di Honai Aminggaru, Satgas Yonif 700/Wyc kembali membuktikan bahwa mereka bukan hanya penjaga batas, tetapi juga penjaga harapan dan saudara bagi rakyat Papua.
Authentication:
(Dansatgas Media HABEMA, Letkol Inf Iwan Dwi Prihartono/Red-033)

