Nganjuk,(Cakrayudha-hankam.com) – Muhammad Agus (24) warga Jalan Pedongkelan Belakang, Kelurahan Kapuk, Kecamatan Cengkareng, Jakarta Barat, dilaporkan hilang di jalur pendakian Gunung Wilis, Nganjuk, Jawa Timur. Agus dan dua rekannya mendaki Gunung Wilis via Sekartaji, Desa Bajulan, Kecamatan Loceret, Kabupaten Nganjuk pada Selasa (8/10/2024) sekira pukul 08.00 WIB. Pada pukul 16.00 WIB, rombongan itu tiba di Pos Sekartaji. “Kemudian dari pos camp Sekartaji mereka melanjutkan perjalanan ke puncak. Ketiganya sampai di Puncak Limas Gunung Wilis Rabu (9/10/2024) pukul 09.00 WIB,” kata Kabid Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Nganjuk, Gunarto, Kamis (10/10/2024).
Satu jam kemudian, mereka bertiga memutuskan untuk turun. Namun saat di kawasan Pos Zero, dua rekannya tak melihat keberadaan Agus.
Namun keduanya berpikir positif dan berspekulasi jika Agus lebih dulu tiba di Pos Sekartaji. “Dikira dua rekannya, Agus sudah turun ke pos Sekartaji. Ketika sampai, ternyata, Agus tidak ada di pos Sekartaji,” jelasnya. Mendapati hal tersebut, dua rekan Agus bergegas turun ke pos registrasi untuk melapor. “Kejadian hilangnya korban dilaporkan di pos registrasi, Kamis (10/10/2024) pukul 04.30 WIB. Petugas tengah menindaklanjuti laporan itu dengan melakukan pencarian,” paparnya. Tim gabungan kemudian menyisir sejumlah titik di jalur pendakian Gunung Wilis. Tim gabungan yang terlibat dalam misi pencarian terdiri dari, BPBD Jatim, BPBD Kabupaten Nganjuk, TNI, Polri, Perhutani, dan masyarakat.
Selain itu, pihaknya juga mengaktivasi posko pencarian, pertolongan, dan evakuasi (PPE) di lokasi. “Sampai saat ini, upaya pencarian pendaki yang hilang di Gunung Wilis masih kami lakukan,” kata Gunarto, Kamis (10/10/2024). Berdasar informasi yang dihimpun, tim gabungan menyisir keberadaan korban sekitar pos Pospan, pos Zero, pos LKP Wilis, hingga pos Sekartaji. Sementara, situasi di lokasi pencarian terbilang cerah. “Semoga pendaki tersebut bisa lekas ditemukan,” tegasnya mengakhiri perbincangan bersama awak media.(Red)

