PADANG, (Cakrayudha-hankam.com) – Penjabat (Pj) Wali Kota Padang, Andree Algamar, mengatakan dirinya tengah mempersiapkan sembilan langkah strategis dalam menjaga ketahanan pangan.
Sembilan langkah strategis yang dimaksud adalah:
- Penguatan Cadangan Pangan Pemerintah: Meningkatkan cadangan pangan untuk memastikan ketersediaan bahan pangan di saat-saat kritis.
- Gerakan Pangan Murah: Mengurangi gejolak harga komoditas pangan, terutama beras, melalui gerakan pangan murah.
- Pemantauan dan Pengawasan: Melakukan inspeksi ketersediaan dan pasokan pangan ke pasar-pasar dan distributor untuk mencegah penimbunan yang dapat menyebabkan ketidakstabilan harga.
- Koordinasi dengan Daerah Penghasil Pangan: Memperkuat kerja sama dengan daerah penghasil bahan pangan untuk kelancaran pasokan.
- Bantuan Pangan untuk PKM: Memberikan bantuan pangan cadangan beras kepada keluarga penerima manfaat (PKM).
- Memperpendek Mata Rantai Distribusi: Memperpendek jalur distribusi pangan untuk menjaga stabilitas harga.
- Bantuan Distribusi Pangan: Menyediakan bantuan distribusi pangan untuk memastikan bahan pangan dapat menjangkau seluruh masyarakat.
- Pemanfaatan Lahan Pekarangan: Mendorong pemanfaatan lahan pekarangan untuk ketersediaan pangan keluarga dan mengurangi ketergantungan terhadap konsumsi beras.
- Penggunaan Pangan Lokal: Mengurangi ketergantungan pada beras dengan mengganti sumber karbohidrat menggunakan pangan lokal seperti umbi-umbian.
Andree Algamar menjelaskan, pemenuhan kebutuhan pangan dan menjaga ketahanan pangan menjadi makin penting bagi Pemkot Padang. Sebab, jumlah penduduknya yang sangat banyak. Produksi pangan Kota Padang idealnya adalah 70 persen dari kebutuhan, tapi saat ini produksinya masih di bawah angka tersebut.
“Permasalahan pangan di Kota Padang yang dihadapi saat ini antara lain adalah masalah ketersediaan, distribusi, dan akses pangan hingga fluktuasi harga bahan pokok yang tidak menentu,” ujar Andree Algamar saat membuka kegiatan Rapat Koordinasi (Rakor) Ketahanan Pangan Kota Padang 2024 di Ruang Abu Bakar Jaar, Kantor Balai Kota Padang, Provinsi Sumatra Barat (Sumbar) pada Selasa (30/7/2024).
Andree Algamar mengajak semua pihak untuk sungguh-sungguh mengalokasikan sumber daya yang memadai, menjalankan strategi yang tepat, dan mekanisme koordinasi yang efektif agar dukungan semua stakeholder dapat bersinergi menjadi satu kesatuan yang saling memperkuat untuk memberikan manfaat yang besar bagi kesejahteraan masyarakat.
“Mari kita dengan sungguh-sungguh mengalokasikan sumber daya yang memadai, menjalankan strategi yang tepat, dan mekanisme koordinasi yang efektif agar dukungan stakeholder dapat bersinergi menjadi satu kesatuan yang saling memperkuat untuk memberikan manfaat yang besar bagi kesejahteraan masyarakat,” tegas Andree Algamar. (**)
Sumber: infopublik.id

