Satgas Yonif 1 Marinir Gelar Layanan Kesehatan Gratis di Kampung Logpon

0
290

Wujud Kepedulian TNI di Perbatasan

 

YAHUKIMO, Cakrayudha-hankam.com – Di tengah terbatasnya akses layanan dasar di pedalaman Papua, kehadiran Satgas Pamtas RI-PNG Mobile Yonif 1 Marinir membawa angin segar bagi warga Kampung Logpon, Distrik Dekai. Pada Selasa (5/8/2025), prajurit TNI membuka layanan kesehatan gratis sebagai bentuk kepedulian dan pengabdian kepada masyarakat perbatasan.

Sejak pagi, warga terlihat antusias memadati balai kesehatan Pos Marinir untuk mendapatkan pemeriksaan dan pengobatan. Tidak hanya memberikan layanan medis, para prajurit juga mengedukasi masyarakat tentang pentingnya pola hidup bersih dan pencegahan penyakit — sebuah pengetahuan penting di daerah dengan minim fasilitas kesehatan.

“Kesehatan adalah hak setiap warga negara. Kehadiran TNI di sini bertujuan memastikan hak tersebut tetap terpenuhi, meski di wilayah paling terpencil sekalipun,” ujar Dansatgas, Letkol Marinir Siswanto.

Ia menambahkan bahwa kegiatan ini tak hanya berfokus pada sisi medis, tetapi juga sebagai bentuk pendekatan humanis untuk mempererat hubungan antara TNI dan masyarakat. Ini menjadi wujud nyata bahwa negara senantiasa hadir, tak peduli sejauh apa wilayahnya dari pusat kota.

Dukungan juga datang dari Panglima Komando Operasi TNI (Koops) Habema, Mayjen TNI Lucky Avianto. Ia menegaskan bahwa kehadiran TNI harus dilihat dalam spektrum yang lebih luas, tidak hanya sebagai penjaga pertahanan, tetapi juga sebagai pelayan rakyat.

“Pelayanan kesehatan ini bukan sekadar membangun tubuh yang sehat, tapi juga membangun kepercayaan dan ikatan batin dengan rakyat. Inilah esensi dari semangat TNI Manunggal dengan Rakyat,” tandasnya.

Bagi masyarakat Kampung Logpon, kegiatan ini meninggalkan kesan mendalam. Di balik seragam loreng, mereka melihat sosok TNI yang ramah, peduli, dan siap melayani. Kehadiran prajurit bukan hanya menjaga kedaulatan, tetapi juga membawa harapan bagi masyarakat yang hidup jauh dari jangkauan pembangunan.

Sumber:
(Dansatgas Media HABEMA, Letkol Inf Iwan Dwi Prihartono/Red-033)