Satgas Yonif 1 Marinir Berikan Pelayanan Kesehatan Gratis

    0
    64

    Untuk Masyarakat Perbatasan di Kampung Logpon

     

    PAPUA, Cakrayudha-hankam.com – Di tengah tantangan di wilayah perbatasan, Satgas Pamtas RI PNG Mobile Yonif 1 Marinir kembali menunjukkan komitmennya terhadap kemanusiaan dengan mengadakan layanan kesehatan gratis untuk masyarakat Kampung Logpon, Kabupaten Yahukimo, Pegunungan Papua. Pada Sabtu, 31 Mei 2025, Pos Logpon Marinir menjadi harapan baru bagi warga setempat yang memerlukan perhatian medis.

    Setiap hari, warga yang baru menyelesaikan aktivitas mereka menyempatkan diri untuk mengunjungi Pos Logpon, baik untuk beristirahat maupun memeriksakan kesehatan. Posko kesehatan ini kini menjadi sangat berarti, di mana para prajurit kesehatan memberikan pengobatan dasar, pemeriksaan menyeluruh, serta obat-obatan yang sangat dibutuhkan oleh masyarakat. Selain itu, makanan dan minuman hangat juga disediakan sebagai bentuk perhatian tambahan.

    Letkol Marinir Siswanto, Komandan Satgas Yonif 1 Marinir, menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan upaya untuk lebih mendekatkan diri dengan masyarakat. “Kami ingin masyarakat merasakan kehadiran kami bukan hanya sebagai penjaga perbatasan, tetapi juga sebagai teman dan saudara yang peduli terhadap kesehatan dan kesejahteraan mereka. Ini adalah wujud nyata kepedulian kami,” kata Letkol Siswanto.

    Pangkoops Habema, Mayjen TNI Lucky Avianto, juga memberikan apresiasi atas dedikasi prajurit Yonif 1 Marinir. “Kehadiran mereka di sini adalah bukti nyata bahwa TNI tidak hanya bertugas menjaga perbatasan, tetapi juga melayani masyarakat. Dengan tulus, mereka menebar harapan dan memberikan layanan kesehatan kepada yang membutuhkan,” ujarnya dengan penuh haru.

    Melalui kegiatan ini, Satgas Yonif 1 Marinir menunjukkan bahwa peran mereka tidak hanya sebagai penjaga perbatasan, tetapi juga sebagai pahlawan kemanusiaan yang siap membantu masyarakat di daerah terpencil, menyebarkan harapan, dan meningkatkan kesejahteraan mereka.

    Authentication:
    (Dansatgas Media HABEMA, Letkol Inf Iwan Dwi Prihartono/Red-033)