LEBAK, Cakrayudha-hankam.com – Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-123 yang dilaksanakan oleh Kodim Lebak kini berada di penghujung tahap. Dengan waktu tersisa enam hari sebelum penutupan, Satgas TMMD semakin memusatkan perhatian untuk menyelesaikan pembangunan jalan dan drainase yang merupakan komponen utama dari program ini.
Danki Satgas, Kapten Inf Lili W., mengingatkan seluruh personel dan masyarakat yang terlibat untuk tetap bersemangat dalam menyelesaikan tugas. “Kami harus memastikan bahwa semua target fisik, terutama jalan dan drainase, dapat diselesaikan tepat waktu dengan kualitas yang baik. Kerja sama dan semangat gotong royong antara TNI dan masyarakat sangat berpengaruh terhadap keberhasilan program ini,” tegasnya.
Di lapangan, terlihat adanya kolaborasi yang kuat antara prajurit TNI dan masyarakat. Warga desa berpartisipasi aktif dalam proses pengerjaan, membantu mengangkut material, serta membersihkan area sekitar. Kebersamaan ini mencerminkan semangat kemanunggalan antara TNI dan rakyat dalam upaya membangun desa menuju kemajuan dan kesejahteraan.
Mardani, salah satu warga Parungkujang, menyampaikan rasa syukurnya atas program TMMD ini. “Kami sangat berterima kasih kepada TNI yang telah berkontribusi dalam pembangunan desa kami. Dengan adanya jalan dan drainase yang lebih baik, aktivitas sehari-hari kami akan semakin lancar, terutama dalam mengangkut hasil pertanian,” ujarnya.
Seluruh pihak yang terlibat dalam proyek ini merasakan optimisme yang tinggi. Dengan kerja keras yang terus dilakukan, Satgas TMMD yakin dapat menyelesaikan tugasnya sesuai target dan memberikan hasil yang maksimal bagi masyarakat.
Kegembiraan masyarakat semakin meningkat seiring dengan hampir selesainya proses pembangunan. Anak-anak, orang tua, dan seluruh warga desa sangat antusias untuk merasakan manfaat dari infrastruktur yang lebih baik. Kehadiran Satgas TMMD tidak hanya membawa perubahan fisik, tetapi juga memperkuat hubungan sosial antara TNI dan masyarakat.
Program TMMD ke-123 diharapkan dapat meningkatkan kualitas hidup warga desa serta membuka akses yang lebih baik untuk perekonomian dan mobilitas mereka. Dengan semangat gotong royong dan kerja sama yang terus terjalin, pembangunan desa akan semakin maju dan berkelanjutan. (Red-033)

