Rutan Praya Kembali Panen Sayur-Mayur

    0
    499

    Dukung Program Ketahanan Pangan

     

    LOMBOK TENGAH NTB, Cakrayudha-hankam.com – Dalam upaya mendukung percepatan program ketahanan pangan, Rumah Tahanan Negara Kelas IIB Praya terus berupaya meningkatkan pengetahuan dan keterampilan di bidang pertanian dengan memanfaatkan lahan yang ada di dalam area Rutan, pada Selasa (17/06).

    Kegiatan ini dipimpin oleh Kepala Rutan Praya, M. Syaripuddin Hazri, bersama timnya, dengan melibatkan warga binaan untuk mempersiapkan lahan, pupuk, dan benih. Tanaman hortikultura yang akan dibudidayakan meliputi sayur-mayur seperti kangkung, selada, dan cabai, yang ditanam di area kosong blok hunian meskipun dengan lahan yang terbatas.

    Inisiatif ini menunjukkan komitmen Rutan Praya dalam memberdayakan warga binaan sekaligus mendukung program Asta Cita Presiden Republik Indonesia mengenai Ketahanan Pangan Nasional, serta mewujudkan 13 Program Akselerasi yang digagas oleh Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan, Agus Andrianto.

    Bersama timnya, Syarip melakukan pemantauan sekaligus panen sayur selada dan kangkung di area Brandgang Blok B. Ia menjelaskan bahwa meskipun dilakukan di lahan terbatas, budidaya ini berhasil berkat kerja sama yang solid antara petugas dan warga binaan.

    “Melalui pembinaan seperti ini, kami sepenuhnya mendukung program ketahanan pangan nasional. Kami juga berharap warga binaan dapat meningkatkan keterampilan dan pengetahuan yang bermanfaat, terutama di bidang pertanian,” kata Syarip.

    Ini adalah panen keempat tahun ini, setelah penanaman yang dimulai pada akhir Mei lalu, di mana hasilnya selalu dimanfaatkan secara optimal. Sebagian besar hasil panen digunakan di dapur Rutan untuk memenuhi kebutuhan konsumsi warga binaan.

    Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Nusa Tenggara Barat, Anak Agung Gde Krisna, memberikan apresiasi terhadap kegiatan ini. Ia menilai bahwa ini merupakan wujud komitmen Rutan Praya dalam menciptakan program pembinaan yang produktif dan berkelanjutan bagi para warga binaan. Dengan demikian, mereka dapat memperoleh keterampilan yang bermanfaat dan relevan saat kembali ke masyarakat. (Red-033)