Rosita Satgas Yonif 500/Sikatan

0
154

TNI Borong Sayur dan Bangun Harapan di Pedalaman Papua

 

PAPUA, Cakrayudha-hankam.com – Di tengah hijaunya lanskap Papua, kehangatan tak hanya terpancar dari alam, tetapi juga dari aksi kemanusiaan para prajurit TNI yang menyatu dengan kehidupan masyarakat. Melalui program Rosita (Borong Hasil Petani), personel Satgas Pamtas RI-PNG Mobile Yonif 500/Sikatan kembali menunjukkan kepedulian dan keberpihakan terhadap kesejahteraan rakyat, khususnya petani lokal.

Pada Kamis (24/7/2025), program Rosita dilaksanakan serentak di tiga titik: TK Holomama, TK J2 Kout, dan TK Mamba Kotis yang berada di wilayah Distrik Sugapa, Kabupaten Intan Jaya. Berbeda dari patroli rutin, kali ini para prajurit datang dengan niat membeli langsung hasil pertanian dari mama-mama Papua, seperti daun ubi, bayam, dan berbagai sayuran lokal lainnya yang semula akan dijual di pasar.

“Kami ingin mama-mama tahu bahwa mereka tidak sendirian. Kehadiran TNI bukan hanya untuk menjaga batas wilayah, tapi juga untuk menjaga harapan hidup masyarakat,” ungkap Serda Dwi Prasetyo, salah satu anggota Satgas, dengan penuh kepedulian.

Program ini tidak hanya mempererat hubungan emosional antara TNI dan warga, tetapi juga menjadi bentuk dukungan konkret terhadap perekonomian lokal. Hasil panen yang diborong dimanfaatkan untuk mendukung kebutuhan dapur umum Satgas, sementara sebagian lainnya kembali dibagikan kepada warga yang membutuhkan—sebuah siklus kebaikan yang memperkuat solidaritas dan kemanusiaan.

Dengan langkah sederhana namun berdampak besar ini, TNI tak hanya menjaga wilayah, tetapi juga hadir sebagai pelindung harapan dan mitra dalam kehidupan rakyat Papua.

Petani Tersenyum, TNI Diberkati
Reaksi tulus masyarakat terlihat dari raut wajah mereka. Salah satu mama petani menyampaikan rasa syukurnya:

“Tentara ini su bantu torang. Mereka beli semua sayur, hati senang skali. Tuhan berkati TNI.”

Lebih dari sekadar transaksi ekonomi, Rosita menjadi jembatan kepercayaan antara aparat keamanan dan masyarakat, memperlihatkan wajah humanis TNI yang menyatu dengan denyut kehidupan warga Papua.

Pangkoops Habema: “Ini Bukan Transaksi, Tapi Penghormatan”
Mengapresiasi gerakan ini, Pangkoops Habema Mayjen TNI Lucky Avianto menegaskan bahwa Rosita adalah representasi sejati filosofi “TNI Manunggal dengan Rakyat”.

“Bantu mama-mama petani bukan hanya soal ekonomi, tapi penghormatan atas kerja keras mereka. Ini adalah wujud nyata pengabdian TNI yang menempatkan hati di garis depan, ” tegasnya.

Mayjen TNI Lucky Avianto menambahkan bahwa aksi-aksi semacam ini membuktikan bahwa pengabdian sejati tidak selalu tentang senjata dan strategi, melainkan tentang menjadi solusi, pelindung, dan sahabat rakyat di titik terjauh Tanah Air.

Dengan program Rosita, Satgas Yonif 500/Sikatan mengajarkan bahwa di balik loreng prajurit, tersimpan kasih yang tak terukur. Di tanah yang jauh dari gemerlap kota, TNI hadir membawa harapan, kepedulian, dan pelukan hangat bagi Indonesia paling ujung.

Authentication:
(Dansatgas Media HABEMA, Letkol Inf Iwan Dwi Prihartono/Red-033)