Rosita di Bilogai

    0
    45

    Ketika TNI Menyeka Peluh Mama Papua dengan Tangan Empati

     

    INTAN JAYA, Cakrayudha-hankam.com – Di tengah keindahan alam pegunungan Papua yang tenang, 12 anggota Satgas Pamtas RI-PNG Mobile Yonif 500/Sikatan yang dipimpin oleh Lettu Inf Reynaldo Lubis melaksanakan kegiatan sosial bertajuk “Rosita” (Borong Hasil Petani) di Pos Bilogai pada Selasa, 27 Mei 2025.

    Kegiatan ini lebih dari sekadar aksi sosial; ini adalah bentuk nyata kepedulian TNI terhadap kehidupan para mama-mama Papua. Para prajurit berperan aktif dalam membeli dan mengangkut barang dagangan yang akan dijual kembali di desa-desa terpencil. TNI tidak hanya hadir untuk menjaga perbatasan, tetapi juga berfungsi sebagai pelindung dan penguat semangat masyarakat di daerah yang paling terpencil.

    Dengan senyuman tulus, para prajurit menemani para mama melewati medan yang sulit. Di antara semak-semak dan jalan berbatu, tercipta suasana aman dan hangat yang takkan terlupakan. Bagi para mama Papua, kehadiran TNI bukan hanya sekadar lambang kekuatan negara, tetapi juga merupakan sahabat dan saudara dalam kehidupan sehari-hari mereka.

    Kami merasa bersyukur karena ada tentara yang membantu kami berbelanja. Meskipun jaraknya jauh, kami tidak merasa takut karena ada TNI yang mendampingi dan menjaga kami, ujar salah satu mama Papua dengan suara lembut dan mata yang bersinar penuh haru.

    Lettu Inf Reynaldo Lubis, Danpos Bilogai, menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan wujud nyata dari filosofi kemanunggalan TNI dengan rakyat. “Kami tidak hanya hadir untuk menjaga wilayah, tetapi juga ingin menjadi bagian dari kehidupan masyarakat. Melalui program Rosita, kami ingin masyarakat merasakan kehadiran TNI untuk mereka, kapan saja,” tegasnya.

    Kegiatan Rosita menunjukkan bahwa kekuatan TNI tidak hanya terletak pada senjata, tetapi juga pada kepekaan hati. Di tengah tantangan yang ada, TNI dan rakyat bersatu dalam semangat kebersamaan dan harapan.

    Satgas Yonif 500/Sikatan menekankan bahwa pengabdian tidak hanya dilakukan di medan operasi, tetapi juga melalui langkah-langkah kecil yang dapat mengubah hari-hari masyarakat menjadi lebih berarti. Dari Bilogai, mereka menanam harapan di setiap senyuman yang lahir dari rasa empati.

    Authentication:
    (Dansatgas Media HABEMA, Letkol Inf Iwan Dwi Prihartono/Red-033)