Respons Cepat Personel KPL Tano Evakuasi Ibu dan Bayi Pingsan

    0
    303

    SUMBAWA BARAT NTB, Cakrayudha-hankam.com – Personel Kepolisian Pelabuhan Laut (KPL) Tano menunjukkan respons cepat saat mengevakuasi seorang ibu muda yang pingsan bersama bayinya di atas kapal KM Kalebi pada Kamis (05/06/2025). Insiden ini terjadi saat kapal bersiap untuk bersandar di Pelabuhan Poto Tano, Kabupaten Sumbawa Barat.

    Kapolres Sumbawa Barat, AKBP Zulkarnain, S.I.K., melalui Kasi Humas AKP Zainal Abidin, S.H., menjelaskan bahwa kejadian ini berawal dari laporan awak kapal yang melaporkan adanya penumpang perempuan dengan balita yang tiba-tiba tidak sadarkan diri.

    “Mendapatkan informasi tersebut, personel piket fungsi KPL Tano segera bergerak ke kapal dan berkoordinasi dengan ABK serta instansi terkait untuk melaksanakan proses evakuasi,” ungkap AKP Zainal.

    Setelah tiba di kapal, personel dan kru bekerja sama untuk mengangkat perempuan tersebut ke dalam mobil ambulans yang telah disiapkan. Sementara itu, salah satu anggota KPL dengan penuh perhatian menggendong bayi yang bersamanya.

    Perempuan itu bernama Elmi Zakiatul Lutfi, seorang warga Desa Lembah Sempaga, Kecamatan Narmada, Kabupaten Lombok Barat. Ia adalah penumpang Bus Surya Kencana yang berangkat dari Mataram menuju Bima, dengan rencana turun di Labuhan Badas, Sumbawa.

    Korban segera dilarikan ke Puskesmas Poto Tano untuk mendapatkan perawatan medis lebih lanjut. Kondisi bayi yang dibawa bersamanya dilaporkan baik dan masih dalam pengawasan personel KPL.

    “Saat ini, ibu dan bayinya masih berada di puskesmas untuk menjalani perawatan. Tim kami terus berkoordinasi dengan pihak kapal, pengelola bus, serta menghubungi keluarga korban,” jelas AKP Zainal.

    Tanggapan cepat ini mendapatkan pujian dari masyarakat yang menyaksikan peristiwa tersebut. Tindakan kemanusiaan ini mencerminkan komitmen Polres Sumbawa Barat dalam memberikan pelayanan terbaik, terutama dalam situasi darurat yang berkaitan dengan keselamatan warga.

    Tindakan cepat ini tidak hanya menyelamatkan nyawa, tetapi juga memperkuat citra kepolisian sebagai pelindung dan pengayom masyarakat, di mana pun dan kapan pun diperlukan. (Red-033)